Cegah Radikalisme, KMHDI Tabanan Gelar Seminar Kebangsaan

Bupati Eka membuka Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Tabanan penyelenggarakan Seminar Kebangsaan dengan tema ‘Cegah Radikalisme Melalui Perppu No.2 Tahun 2017 Menuju Indonesia Serasi’, Kamis (10/8) di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan

Tabanan, balipuspanews.com – Pasca disahkannya Perppu No. 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) oleh Presiden Juli lalu sempat memunculkan pro dan kontra di masyarakat.

Untuk mendukung Perppu tersebut guna menjaga keutuhan pondasi Bangsa Indonesia dari paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Tabanan menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dengan tema ‘Cegah Radikalisme Melalui Perppu No.2 Tahun 2017 Menuju Indonesia Serasi’, Kamis (10/8) di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan. Seminar dibuka oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Hadir dalam acara tersebut sekaligus sebagai narasumber seminar; Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, Wadir Intelkam Polda Bali AKBP Dekananto dan Kepala Staf Kodim 1619/Tabanan Mayor Kav Suparman.

Ketua Panitia KMHDI I Gede Arya Adi Gunawan, melaporkan tujuan penyelenggaraan seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang Perppu No.2 tahun 2017, sehingga generasi muda dapat mencegah radikalisme dan menjaga keutuhan NKRI Indonesia.

“Seminar ini digelar antara lain dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang Perpu No.2 Tahun 2017 tentang Ormas dan implementasinya serta memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”

Bupati Eka dalam sambutannya memberikan apresiasinya kepada KMHDI Tabanan karena sudah menjadi pionir untuk kepentingan bangsa dan negara dalam menentang nafas-nafas radikalisme, karena radikalisme ini adalah hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang ada dalam tubuh pancasila.

“Tepuk tangan untuk adik-adik semua yang mencetak sejarah. Ini merupakan salah satu investasi karma, yang berdasarkan rasa solidaritas, rasa kepedulian terhadap alam dan isinya. Sesuai dengan visi misi KMHDI ini sendiri yakni religious, sosialis, humanis dan progresif,” ungkapnya.

Bupati Eka menyampaikan agar pionir yang sudah dilahirkan di Tabanan agar digaungkan ke seluruh Bali dan Indonesia. Bupati Eka juga berpesan agar selalu melakukan hal-hal positif yang membuat kebaikan.

“Apapun yang kita lakukan sekarang adalah bukti sebagai kepedulian kita terhadap umat, terhadap alam semesta, sehingga tidak hancur nantinya. Karena apa yang dititipkan Tuhan kepada kita adalah tanggung jawab kita semua, khususnya generasi penerus bangsa, sebagai wajah Indonesia yang serasi,” katanya.

Bupati Eka menambahkan dirinya sangat menyambut positif kegiatan ini. Pihaknya berharap agar visi dan misi yang sudah ada untuk diaktualisasikan ke dalam kehidupan sehari-hari sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua pihak.

“Mari kita mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan kita. Dengan darah dan air mata oleh mereka mati-matian memperjuangkan bangsa Indonesia. Kegiatan ini bisa menjadi salah satu ciri bahwa kita semua peduli, dan aware kepada bangsa, dan ingin bangsa kita maju serta sukses ke depannya. Pemerintah Kabupaten Tabanan selalu siap untuk mendukung,” imbuhnya.

Sementara itu, I Ketut Suryadi yang juga menjadi narasumber dalam seminar tersebut menambahkan bahwa dirinya berpesan kepada pada generasi muda khususnya KMHDI yang hadir pada hari ini jangan pernah berhenti untuk menyuarakan pancasila. Jadikanlah pancasila sebagai tindakan dan praktik hidup.

“Mari kita selami dan pahami soal pancasila yang berjiwa gotong royong untuk kita suarakan pada diri sendiri. Sudahkan kita berkeTuhanan, berkeprimanusiaan, menyuarakan persatuan, bermusyawarah , berkeadilan yang berwijawa gotong royong?,” ujarnya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan sesi Tanya jawab dari peserta seminar kepada para narasumber. Seminar diakhiri dengan penyerahan cindera mata dan foto bersama.

Tinggalkan Komentar...