Pameran Kartun Ajak Masyarakat Waspadai Ancaman NKRI

Jumpa pers pameran kartun di Mangsi Coffee, jalan Merdeka, Renon, Denpasar, Jumat(18/8) .

Denpasar, balipuspanews.com – Terkait dengan 72 tahun perayaan Indonesia Merdeka, para kartunis se-antero Indonesia ingin ikut merayakan dengan caranya sendiri dengan cara menggelar pameran kartun “NKRI HARGA MATI” di Plaza Renon, Denpasar mulai tanggal 20-22 Agustus 2017.

“Kehidupan berbangsa, bertanah air dan ber-pancasila sangat terasa mengusik kenyamanan kami 5 tahun belakangan ini. Munculnya kelompok-kelompok tertentu yang ingin memaksakan kehendak yang ingin mengubah ideologi pancasila, bagi kami bukanlah ancaman yang kita anggap ringan.

Ancaman ini pelan-pelan bagaikan virus yang harus segera dilemahkan dan bahkan harus dihabisi,” kata Ketua Panitia Pameran, Jango Pramartha dalam jumpa persnya di Mangsi Coffee, jalan Merdeka, Renon, Denpasar, Jumat(18/8) .

Menurutnya, dengan pameran kartun “NKRI HARGA MATI 2017” ini kami para kartunis Indonesia yang tergabung dalam PAKARTI (Persatuan Kartunis Indonesia) mengajak dan menghimbau masyarakat untuk mewaspadai hal-hal yang tengah terjadi. Bukan saja kepada masyarakat, kepada pemerintah pun kami mengkritisi situasi yang terjadi terhadap segala ancaman keberadaan “NKRI” dan itu adalah “harga mati”.

Menurut Corky Trinidad salah seorang kartunis Honolulu Star pernah berkata, “ Kartunis harus berdiri diluar pagar mengawasi mana dan siapa yang tidak beres”. Berbeda juga dengan GM Sudarta salah satu kartunis kebanggaan Indonesia mengatakan, “Dengan kartun kita berteriak dalam bisikan, bahwa ada yang perlu diperbaiki sebelum kita terlambat”.

Singkat kata, kartun dan karikatur adalah literasi visual yang sangat efektif dalam menyampaikan sebuah pesan.

Dalam pameran kartun nasional “NKRI HARGA MATI 2017” kali ini akan ditampilkan 100 karya-karya kartun yang lahir dari tangan-tangan cerdas 61 kartunis dari tanah air (dan tentunya itu lewat proses seleksi dan kurasi yang ketat dari team panitia, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama).

Semoga pameran kartun ini berdampak positif pada masyarakat luas dalam berbangsa dan bertanah air. Dan untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya pameran kartun nasional ini.

 

Tinggalkan Komentar...