Selasa, Februari 27, 2024
BerandaJembrana100 Lebih Nakes di RSU Jembrana Belum Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19 Tahap...

100 Lebih Nakes di RSU Jembrana Belum Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19 Tahap Ketiga

JEMBRANA, balipuspanews.com – Sebagai ujung tombak perawatan pasien Covid-19, tenaga kesehatan (Nakes) memang sangat beresiko terpapar virus corona itu. Seperti Nakes di RSU Negara yang menjadi rumah sakit rujukan covid-19 sudah puluhan orang yang terpapar meski sudah divaksin lengkap.

Direktur RSU Negara, dr Ni Putu Eka Indrawati, disela-sela kegiatan vaksinasi tahap ketiga untuk nakes, Senin (9/8/2021) mengatakan sejak bulan Juni, tercatat nakes RSU Negara yang terpapar virus corona mulai dari dokter, perawat sampai dokter spesialis, sebanyak 50 orang.

“Mereka terpapar karena menanangani pasien Covid-19 yang sejak bulan Januari mengalami peningkatan,” jelasnya.

Dengan banyaknya Nakes yang terpapar itu pemerintah memutuskan untuk melanjutkan kembali vaksinasi Covid-19 tahap ketiga untuk nakes rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Tujuanya untuk mengcover vaksin sinovac yang efektivitasnya menurun. Dengan vaksin moderna yang efektivitasnya bisa bertahan lama ini maka nakes akan lebih terlindungi.

“Dosis yang ketiga ini diperuntukan untuk nakes yang pernah divaksin jenis sinovac, karena kemungkinan efektivitas vaksin yang kedua sudah menurun karenabanyaknya nakes yang terpapar, walaupun sudah tervaksin,”ungkapnya.

BACA :  Polsek Denbar Amankan Dua Motor Berknalpot Brong

Dari pendataan, nakes RSU Negara yang bisa divaksin berjumlah 497 orang untuk minggu ini. Setiap hari ditarget ada 70 orang Nakes yang divaksin.

“Yang tidak bisa di vaksin sebanyak 120 orang itu ada yang penyitas, hamil dan ada yang baru ikut vaksin pertama, dan ada yang vaksin ke dua,” jelasnua.

Vaksin Covid-19 tahap ketiga kali menggunakan vaksin moderna, ini dikhususkan untuk nakes lebih dahulu karena menjadi ujung tombak dari penanganan pasien Covid-19. Untuk kalangan umum atau yang lainnya mungkin nanti ada kajian tersendiri dari pemerintah.

“Sepengetahuan saya, vaksin sinovac setiap bulannya efektivitasnya menurun sampai 6 persen. Kalau vaksin moderna yang baru ini efektivisanya selama 6 bulan sampai 94 persen masih,” pungkasnya.

Penulis : Anom
Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular