Senin, Oktober 26, 2020
Beranda Bali Denpasar 100 Pasien Covid-19 Sembuh di Bali, Persentase Capai 84,48 Persen

100 Pasien Covid-19 Sembuh di Bali, Persentase Capai 84,48 Persen

DENPASAR, balipuspanews.com – Perkembangan Covid-19 di Bali terus mengalami peningkatan, karena jumlah pasien yang kian bertambah. Hari ini, Selasa (1/9) sebanyak 100 orang dinyatakan sembuh oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, sehingga persentase kesembuhan mencapai 84,48 persen.

Sesuai data terhimpun, secara kumulatif pasien yang berhasil disembuhkan di pulau dewata Bali sudah mencapai 4.534 orang.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali juga menyampaikan penambahan kasus positif Covid-19 juga mengalami penambahan sebanyak 160 orang yang disebabkan karena transmisi lokal. Sehingga secara kumulatif pasien yang positif terpapar Covid-19 mencapai 5.367 orang.

“Sedangkan saat ini pasien positif yang masih dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 763 orang yang dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega, dan BPK Pering,” jelasnya.

Sedangkan untuk kasus meninggal di Bali akibat terpapar Corona Virus Disease (Covid-19) kembali bertambah 2 orang. Dengan demikian jumlah kumulatif berjumlah 70 orang, dengan persentase kematian sebesar 1,30 persen.

Kendatipun jumlah pasien yang sembuh tergolong tinggi, perlu diketahui sebanyak 92,51 persen kasus yang terkonfirmasi positif dialami WNI adalah melalui transmisi lokal. Hal ini berarti masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya pencegahan Covid-19 seperti mencuci tangan pada air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencegah kerumunan.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” ajak Dewa Indra.

Melihat perkembangan pandemi ini, maka Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 19, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

“Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan Disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dimana saja, kapan saja,” pungkas Dewa Indra.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of