108 Pasien Covid-19 di Bali Dinyatakan Sembuh, Kumulatif 7.686 Orang

Perkembangan Kumulatif Covid-19 di Bali, Sabtu (3/10)
Perkembangan Kumulatif Covid-19 di Bali, Sabtu (3/10)

DENPASAR, balipuspanews.com – Sebanyak 108 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 di Bali hari ini dinyatakan sembuh, Sabtu (3/10/2020).

Dengan perkembangan kesembuhan pasien Covid-19 di Bali yang terus mengalami peningkatan, maka bertambah pula secara kumulatif jumlah pasien yang berhasil disembuhkan sehingga mencapai 7.686 orang.

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Bali juga menunjukkan tren dengan tingkat kesembuhan yang signifikan, hingga mencapai persentase 83,06 persen.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra yang juga sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Bali juga menghimpun data penambahan kasus yang terpapar positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 105 orang yang diakibatkan karena transmisi lokal. Sehingga yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 mencapai 9.254 orang.

Selain itu, pasien positif yang masih dalam perawatan terus mengalami penurunan sehingga masih dalam perawatan sebanyak 1.281 orang yang dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega, dan BPK Pering.

Pihaknya menyebut, untuk kasus meninggal di Bali akibat terpapar Corona Virus Disease (Covid-19) kembali bertambah 3 orang. Dengan demikian jumlah kumulatif berjumlah 283 orang, dengan persentase kematian sebesar 3,10 persen.

“Hal ini berarti masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya pencegahan Covid-19 seperti mencuci tangan pada air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencegah kerumunan,” jelasnya.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” ajak Dewa Indra.

Guna menekan perkembangan kasus Covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 19, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp. 100 ribu bagi perorangan, dan Rp. 1 juta bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

“Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan Disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dimana saja, kapan saja,” pungkas Dewa Indra.

Penulis : Tim Liputan Covid

EditorĀ  : Oka Suryawan