12 Desa Maupun Kelurahan di Denpasar Sudah Masuk Zona Hijau Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai

DENPASAR, balipuspanews.com – Seiring peningkatan kasus pasien Covid-19 yang sembuh, tercatat sebanyak 12 desa maupun kelurahan di Kota Denpasar sudah masuk zona hijau.

Hal itu berdasarkan data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar.

Adapun 12 desa maupun kelurahan yang sudah masuk zona hijau yakni Desa Penatih Dangin Puri, Desa Kesiman Kertalangu, Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, Desa Sumerta Kaja, Kelurahan Renon, Desa Dauh Puri Kelod, Kelurahan Dangin Puri, Desa Dauh Puri Kauh, Kelurahan Ubung, Desa Tegal Harum, dan Kelurahan Serangan.

Berdasarkan hal tersebut, Denpasar kini memperlonggar pembatasan jam operasional bagi wilayah yang masuk zona hijau.

Selain itu, sebanyak 30 desa dan kelurahan masih masuk zona kuning.

Dan satu desa yakni Desa Peguyangan Kaja masih tercatat zona orange.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat diwawancarai mengatakan, wilayah tersebut dinyatakan masuk zona hijau jika kasus positif aktif kurang dari 3 orang.

“Kalau kasus aktif ada 3 sampai 10 orang itu artinya wilayah tersebut masuk zona kuning. Untuk zona orange jika kasus aktif sebanyak 11 sampai 40 orang. Kalau lebih dari itu masuk zona merah. Namun saat ini wilayah di Kota Denpasar tak ada yang zona merah,” jelas Dewa Rai.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, untuk wilayah yang sudah masuk zona hijau ini, pihaknya sudah melakukan penyesuaian pembatasan jam operasional.

Untuk wilayah yang masuk zona hijau, jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 23.00 Wita.

Sementara wilayah yang masuk zona kuning maupun zona orange, jam operasionalnya masih dibatasi hingga pukul 21.00 Wita.

“Pembatasan jam operasionalnya disesuaikan dengan zona. Hanya yang zona hijau yang bisa buka sampai pukul 23.00 Wita. Kalau zona kuning, zona orange, apalagi zona merah, itu masih tetap sampai pukul 21.00 Wita,” ungkapnya.

Sehingga sebanyak 12 desa maupun kelurahan di Kota Denpasar yang jam operasionalnya sampai pukul 23.00 Wita.

Sedangkan 31 desa maupun kelurahan lainnya jam operasionalnya masih dibatasi hingga pukul 21.00 Wita.

Kendati jam operasional dilonggarkan untuk zona hijau, masyarakat di wilayah itu tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini dikarenakan sampai saat ini masih terjadi penularan Covid-19.

Pasalnya, jika protokol kesehatan ini diabaikan, bukan tak mungkin akan kembali terjadi lonjakan kasus positif Covid-19.

“Apalagi sampai saat ini kan vaksinnya belum ditemukan. Selama vaksin belum ada, protokol kesehatan masih harus tetap dijalankan. Walaupun Bali sudah membuka wisatawan nusantara, akan tetapi bukan berarti kembali normal seperti dulu. New normal bukan berarti kembali normal,” imbuh Dewa Rai.
Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan