Tinta Tradisional Warnai Lomba “Nyastra” Menyalin Aksara Bali

- Advertisement -
- Advertisement -

Karangasem, balipuspanews.com –Nampak sangat antusias 16 putra dan putri perwakilan dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem saat mengikuti lomba ”nyastra” menulis aksara Bali, yang diselenggarakan dalam rangka pembukaan Pra Pesta Kesenian Bali (PKB) yang Ke-39 dengan tema Ulun Danu yaitu melestarikan air sebagai sumber kehidupan, bertempat di stadion Padang Kerta, jalan veteran, amplapura, jumat (2/6).

Lomba menulis aksara Bali yang diikuti oleh 8 pasang perwakilan dari seluruh Kecamatan di Karangasem tersebut berlangsung seru, ini terlihat dari keseriusan  peserta yang rata-rata masih duduk dibangku sekolah dasar saat menyalin aksara Bali, dalam lomba ini, seluruh peserta di haruskan memakai tinta tradisional yang berbahan dasar buah kemiri atau buah nagasari yang dibakar, sedangkan untuk materi yang akan disalin sudah disiapkan oleh panitia lomba beserta peralatanya seperti bantal sandaran untuk menulis, dulang sebagai meja,dan daun lontar sebagai media tempat menyalin aksara Bali.

“Sikap duduk yang benar pada saat menulis yaitu badan harus tegak, posisi dari dulang sejajar dengan ulu hati, saat menulis harus memakai kedua tangan dan tangan juga harus lurus,” ujar Drs. I Ketut Merta salah satu dari tiga juri pada lomba tersebut.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Selain itu, dalam memberikan penilaian ada beberapa hal yang menjadi perhatian seperti, bentuk dan komposisi tulisan, ketepatan ejaan, kerapian dan kebersihan, cara dan sikap menulis, serta ketuntasan pada saat menyalin. Nantinya siapapun peserta yang memndapatkan juara satu, berhak mewakili karangasem untuk lomba “nyastra” menyalin aksara Bali pada Pesta Kesenian Bali 10 juni mendatang.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular