Minggu, Mei 19, 2024
BerandaJembrana135 Personil Basarnas Dikerahkan Antisipasi Kondisi Darurat Kecelakaan Transportasi

135 Personil Basarnas Dikerahkan Antisipasi Kondisi Darurat Kecelakaan Transportasi

JIMBARAN, balipuspanews.com – Pelaksanaan Siaga SAR menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H kali ini akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana, Pemerintah telah memperbolehkan kembali mudik Lebaran tahun 2022.

Membludaknya pemudik diprediksi akan terjadi mengingat telah 2 kali tidak diperbolehkannya mobilisasi “pulang kampung” menjelang Idul Fitri dimasa pandemi Covid-19.

Disamping itu, Pemerintah telah menetapkan libur nasional Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 serta cuti bersama Idulfitri pada 29 April, 4, 5, 6 Mei 2022.

“Kehadiran Basarnas dalam rangka siaga SAR Khusus Lebaran ini untuk mengantisipasi kondisi darurat kecelakaan transportasi,” terang Gede Darmada, S.E., M.A.P. pada gelar apel, pada, Senin (25/4/2022).

Dijelaskanya, dalam menjalankan tugasnya Basarnas tetap bersinergi dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Pemerintah Daerah, Pengelola Jalan Tol, RS Rujukan dan Kementerian/Lembaga terkait.

Guna terwujudnya pelayanan SAR yang optimal kepada para pemudik, dengan prinsip Quick Response SAR. Sedianya sebanyak 135 orang terlibat dan pada titik-titik yang dianggap rawan terjadi kecelakaan dan pusat keramaian.

BACA :  Persiapan Akhir KTT WWF, Menko Marves Luhut Buka Rakor Panitia Nasional di Nusa Dua

“135 personil ditempatkan di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, Pelabuhan Benoa, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Pelabuhan Sampalan Nusa Penida dan mobiling ke objek-objek wisata,” ungkap Gede Darmada.

Untuk mengoptimalkan pemantauan di pelabuhan, Basarnas Bali mendirikan posko SAR. Sementara itu, di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, tim rescue bergabung dalam Posko bersama dengan stakeholder. Siaga SAR Khusus ini akan berlangsung selama 21 hari, terhitung sejak tanggal 22 April dan akan berakhir pada tanggal 12 Mei 2022.

Sementara itu dalam sambutannya yang disampaikan kepada seluruh petugas SSK Lebaran melalui zoom meeting, Kabasarnas, Marsdya TNI Henri Alfiandi menekankan 6 poin penting yakni tetap menjaga Protokol kesehatan dengan konsisten menerapkan 3M.

Yakni, menguasai permasalahan, koordinasi dan rencanakan tanpa perlu ragu; bekerja profesional dan laksanakan sesuai prosedur serta menjaga kedisiplinan serta ikut bergabung apabila ada permintaan dari Posko Gabungan Pemda atau Unsur SAR lainnya.

Hal lainnya yang juga menjadi harapan dari Kabasarnas adalah kehadiran Basarnas harus betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat.

BACA :  Hotel Dibooking Tamu WWF, Hotel di Karangasem Ikut Kecipratan

Kesiapan Basarnas dalam pengerahan SRU udara dilakukan dengan penempatan 4 heli di 4 titik, yakni Merak, Kalikangkung tol Semarang, Surabaya dan heli lainnya standby di Atangsanjaya (Bogor).

Persebaran personil beserta kesiapan Alut darat, laut dan udara diharapkan dapat mempersingkat respon time jika sewaktu-waktu diperlukan saat terjadi kondisi darurat.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular