15 Gedung Sekolah Dasar di Jembrana yang Rusak Akan Direhab

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) saat meninjau gedung Sekolah Dasar yang rusak di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) saat meninjau gedung Sekolah Dasar yang rusak di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana

JEMBRANA, balipuspanews.com– Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) bersama Kabid Pendidikan Dasar Nyoman Koriawa dan Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Mendoyo I Ketut Marhendra meninjau gedung Sekolah Dasar yang rusak di Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Selasa (24/1/2023).

Rute peninjauan sekolah dasar dimulai dari SDN 1 Yehembang Kangin, SDN 3 Yehembang Kangin, SDN 5 Penyaringan dan terakhir SDN 1 Penyaringan.

Wabup Ipat mengatakan hal yang paling utama dalam Proses Belajar Mengajar (PBM), adalah kenyamanan guru dan murid-muridnya.

“Anak-anak kita yang belajar harus nyaman, begitu pula dengan guru-gurunya,” ujarnya.

Wabup menyebutkan telah meninjau beberapa sekolah dasar yang di Kecamatan Mendoyo untuk melakukan pemetaan untuk mengetahui kebutuhan anggaran yang akan dikeluarkan dari APBD Kabupaten Jembrana.

“Ada beberapa sekolah yang kita kunjungi hari ini, karena DAK tidak dapat mengatasi semuanya, kita lakukan inventarisasi untuk menentukan prioritas pemberian rehab gedung sekolah yang bisa kerjakan dengan APBD, kita usahakan pada perubahan anggaran tahun ini, ruang belajar menjadi prioritas utama dilakukan rehab,”jelasnya.

Pihaknya mengatakan dari 182 Sekolah Dasar di Jembrana tahun 2023 mengajukan 15 Sekolah Dasar untuk mendapat perehaban melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) dari Kemendikbudikti.

“Tahun ini kita ajukan 15 gedung sekolah dasar di Jembrana, semoga perehaban dapat selesai akhir tahun 2023, ini untuk meningkatkan pelayanan pendidikan di Kabupaten Jembrana,”pungkasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan