Selasa, Juli 16, 2024
BerandaDenpasar16 Hari Operasi Antik, Satresnarkoba Polresta Denpasar Ringkus 32 Tersangka

16 Hari Operasi Antik, Satresnarkoba Polresta Denpasar Ringkus 32 Tersangka

DENPASAR, balipuspanews.com – Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar berhasil menggulung 32 tersangka dalam waktu 15 hari. Para tersangka ini merupakan hasil tangkapan selama Operasi Antik Agung 2024 yang berlangsung selama 16 hari dari tanggal 31 Mei hingga 15 Juni 2024.

Adapun barang bukti yang diamankan selama operasi antik yakni ganja kering 2 kg, sabu 376,28 gram, 809 butir dan tembakau sintetis 96,74 gram.

Kasatresnarkoba Polresta Denpasar Kompol Yogie Pramagita S.H., S.I.K., M.H, mengatakan dalam operasi antik itu pihaknya berhasil mengungkap 28 kasus yang masuk kategori Target Operasi (TO) dan Non TO. Terdiri dari TO 12 kasus dan Non TO 16 kasus.

Sedangkan untuk jumlah tersangka selama operasi antik berjumlah 32 orang, terdiri dari 30 laki-laki dan 2 perempuan.

“Jadi, selama operasi antik ini kami berhasil mengamankan 32 orang tersangka,” terang Kompol Yogie saat gelar konferensi pers didampingi Kasi Humas AKP Ketut Sukadi, pada Kamis (20/6/2024).

Dari puluhan tersangka ini ada yang sudah pernah masuk penjara alias residivis sebanyak 7 orang. Mereka adalah Kadek BW terlibat kasus narkotika pada tahun 2010. YF mantan napi narkotika tahun 2010.

BACA :  Rencana Ground Breaking Awal Bulan September 2024, Sekda Adi Arnawa Pimpin Rapat Pemaparan MRT

Kemudian, LT, napi kasus narkotika tahun 2010. HT kasus narkotika tahun 2010. I Ketut DG kasus narkotika tahun 2014. PT alias Antok alias AA kasus narkotika tahun 2017 dan NQ kasus narkotika tahun 2020.

“Ketujuh tersangka ini semuanya pengedar. Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika sebanyak 30.000 jiwa,” sebutnya.

Sementara ada yang menarik dari tertangkapnya 12 tersangka yang masuk kategori TO. Yakni penangkapan seorang perempuan berinisial TW. Dia ditangkap bersama BS pada Sabtu 15 Juni 2024 sekitar pukul 14.30 WITA.

Tersangka TW sendiri merupakan pekerja sales perabot tinggal di Denpasar Barat.

Bermula Polisi menangkap tersangka BS, pada Sabtu 15 juni 2024 sekitar jam 14.30 WITA di pinggir Jalan Gang Tanjung Sari Pemogan, Gelogor Carik. Dia ditangkap bersama barang bukti satu kotak merah berisi tisu warna putih isi sabu.

Dari interogasi, tersangka BS mengaku sabu itu milik tersangka TW. Perempuan ini kemudian ditangkap sekitar pukul 15.30 WITA di depan rumah di Jalan Kusuma Dewa 1 Banjar Kusuma Jati, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara.

BACA :  Pria Asal Probolinggo Jadi Korban Tabrak Lari di Jalur Singaraja-Gilimanuk

Dari pemeriksaan, TW mengaku memperoleh sabu tersebut dari orang bernama Bleteng dan diberi imbalan Rp 1.500.000. Adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka yakni 1 paket kardus berisi 1 paket sabu di bungkus tisu putih di balut isolasi warna merah bertuliskan fredile dalam tas kain warna merah, dua HP, 1 unit motor scoopy warna merah AG 4426 QM dan sabu seberat 100,39 gram.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular