18 Pedagang Pasar Kumbasari Terjangkit Covid-19, Ini yang Dilakukan Polresta Denpasar

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com-Buntut 18 pedagang Pasar Kumbasari tertular virus covid-19, jajaran Polresta Denpasar ikut berperan menata kembali Pasar Kumbasari dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan, membenarkan pihaknya sudah mengetahui ada 18 pedagang Pasar Kumbasari yang tertular Covid-19. Untuk menekan meningkatnya penularan di pasar Kumbasari, pihaknya akan bekerjasama dengan jajaran Satgas Gugus Tugas Covid-19

“Kami dari kepolisian bekerjasama dengan stakeholder atau gugus tugas, akan bersama menata kembali pasar pasar. Salah satu wacananya yakni memperketat protokol kesehatan,” terangnya, Kamis (11/6/2020).

Wacana yang sudah bergulir yakni menyiapkan sarana berupa fasilitas cuci tangan, kewajiban menggunakan masker, jaga jarak dan juga pintu masuk dan keluarnya.

“Jadi, pintu masuknya dimana, pintu keluarnya dimana. Harapanya Masyarakat kita tertib dan dibatasi,” ungkap mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat itu.

AKBP Jansen kembali menuturkan, dengan adanya pintu masuk dan keluar, akan disiapka Pos Terpadu di Pasar Kumbasari. Nanti di Pos tersebut ditempatkan petugas agar bisa mengingatkan masyarakat untuk selalu patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

BACA :  Bali Bidik Tuan Rumah WCD 2031, Koster Dukung Proses Bidding PERDOSKI

“Kami juga menghimbau perlu adanya kesadaran masyarakat untuk bersama sama bergotong royong menjaga kebersihan,” tegasnya.

Dilanjutkannya, ditengah pandemi covid-19, Bali sendiri akan dijadikan pilot project dalam penerapan program new normal. Dalam pilot project tersebut ada tiga yang harus dilakukan yakni masalah clean, healthy dan safety (bersih, sehat dan aman).

“Tiga pilar ini akan berjalan dengan baik apabila masyarakat kita bersama-sama bergotong royong. Jadi kepolisian tidak bosan bosannya untuk memastikan tiga pilar itu terus berjalan. Baik itu kegiatan dibawah, patroli, dan banyak lagi,” ujarnya.

Dengan adanya peran masyarakat untuk menjaga kebersihan kesehatan dan keamanan di wilayahnya masing-masing, bisa dipastikan dalam 3 bulan ini Provinsi Bali bisa menjadi sebagai Pilot Project di era new normal.

“Jadi kembali harus kedisplinan masyarakat harus benar benar ada dan tumbuh di masyarakat,” tegas mantan Wakapolres Badung itu.

Penulis/Editor : Kontributor Denpasar

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular