2019 Tahun Spesial Bagi Pexi Bali

61
Keluarga besar Pexi Bali berfoto bersama dengan para tokoh organisasi sosial PSMTI dan INTI di Bali, Minggu (10/2) di Denpasar.
Keluarga besar Pexi Bali berfoto bersama dengan para tokoh organisasi sosial PSMTI dan INTI di Bali, Minggu (10/2) di Denpasar.

DENPASAR SELATAN –balipuspanews.com- 2019 merupakan tahun spesial bagi Persatuan Xiangqi Indonesia (Pengprov – Pexi) Bali. Pasalnya Pexi Bali banyak agenda besar akan dilaksanakan.

Tidak hanya Porprov saja, Pexi juga mengagendakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Buleleng yang jatuh pada bulan Juni, disusul bulan Juli, Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Pexi pemilihan ketua Pexi masa bhakti 2019-2022, dan dilanjutkan dengan Porprov Tabanan pada bulan September.

Ketua Umum Pengprov Pexi Bali, Awalaudin Ahai mengatakan, sebelumnya cabor xiangqi telah sukses menggelar eksebisi pada Porprov Gianyar tahun 2017 lalu.

“Pengurus xiangqi telah terbentuk di sembilan kabupaten/kota se-Bali. Dan ini adalah pertamakalinya xiangqi dipertandingkan secara resmi dalam Porprov. Jadi harus semangat,” kata Ahai saat open house prayaan Imlek di kediamannya, di Perum Nuansa Pedungan, Denpasar, Minggu (10/02/2019).

Sementara, menjelang Porprov Bali tahun 2019 di Tabanan, Pengurus Provinsi – Persatuan Xiangqi Indonesia (Pengprov – Pexi) Bali mulai merapatkan barisan. Pasalnya, cabang olahraga xiangqi atau catur gajah ini, resmi dipertandingkan dalam even bergensi dwi tahunan ini, sehingga para pengurus bertekad bekerja lebih keras lagi untuk menyukseskan olahraga otak ini.

Pihaknyapun sudah mulai merencakana berbagai upaya. Salah satunya menggelar latihan setiap minggu.

“Mulai bulan depan, setiap hari minggu, akan dia adakan latihan yang berlokasi di kantor sekretariat Haka Bali di kawasan Gatsu, atas seijin waketum Pexi Bali,” tegasnya.

Lebih lanjut Ahai menuturkan, setelah Porprov, juga akan mengirimkan atlet-atlet untuk mengikuti Kejurnas Xiangqi di Singkawang, Kalimantam Barat pada Oktober 2019, sebulan setelah Porprov.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat dari PSMTI Bali, Ricky Teguhutama Argawa menyampaikan apresiasinya terhadap prestasi cabor xiangqi ini. Pasalnya, kendatipun baru kemarin berdiri, namun telah mampu membentuk sembilan pengcab di seluruh Bali, bahkan baru sekali ikut eksebisi, sudah sukses dipertandingkan secara resmi dalam Porprov.

Dikatakan Argawa, atas prestasi ini, harus mampu dipertahankan, hal itu menjadi modal Pexi Bali sebagai salah satu cabor dikenal di masyarakat.

“Ini adalah tugas dan kesempatan pertama bagi Pexi Bali dalam Porprov, dan saya harap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, serta para atlet bertanding dengan menjunjung sportifitas yang tinggi,” harap Ricky Argawa yang juga Ketua Umum Wushu Bali ini.(bud/bpn/tim).

 

Loading...