Rabu, Februari 28, 2024
BerandaKarangasem2024, UMK Karangasem Naik 0,77 Persen

2024, UMK Karangasem Naik 0,77 Persen

KARANGASEM, balipuspanews.com – Ada kabar gembira bagi para pekerja di Bumi Lahar, dimana pada tahun 2024 mendatang Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karangasem diusulkan naik 0,77 persen atau sebesar Rp 21.132,24.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karangasem, Ida Nyoman Astawa membenarkan usulan kenaikan tersebut. Menurutnya, perhitungan kenaikan Rp 21.132,24 ini sudah berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 51/2023 tentang Perubahan PP No. 36/2021 tentang Pengupahan.

Di dalam aturan tersebut mencakup formula perhitungan baru Upah Minimum yang mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi dan indek tertentu dengan rumus UM (t+1) = UM(t) + Nilai Penyesuaian UM (t+1). Yang dimaksud UM (t+1) adalah upah minimum yang akan ditetapkan, sedangkan UM (t) : upah minimum tahun berjalan, sedangkan UM (t) adalah upah minimum tahun berjalan. Adapun, nilai penyesuaian upah minimum dalam formula penghitungan upah minimum 2024 dihitung Nilai Penyesuaian UM (t+1) = {Inflasi + (PE x α)} x UM (t), simbol α sendiri dimaksud adalah variabel yang mewakili kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi atau kabupaten/kota, dalam rentang nilai 0,10 sampai dengan 0,30.

BACA :  Turnamen Tenis Meja Meriahkan Peringatan HUT ke-236 Kota Denpasar

“Kami sudah melaksanakan Sidang Dewan Pengupahan kemarin (Rabu, 22 November 2023) untuk menghitung penyesuaian Nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karangasem tahun 2024, kita diberikan waktu untuk melaporkan hasil penghitungan Sidang Dewan Pengupahan Daerah kepada Bupati Karangasem untuk selanjutnya dilaporkan kepada Gubernur Bali untuk ditetapkan sampai dengan tanggal 24 November 2023,” ujarnya, Kamis (23/11/2023).

Ia mengatakan, pembahasan terkait UMM ini telah melalui proses yang transparan dan partisipatif, Dewan Pengupahan Daerah Kabupaten Karangasem dengan seksama mengevaluasi berbagai faktor sesuai dengan formula baru dalam PP 51 2023 dan mengusulkan nilai penyesuaian upah minimum sebesar sebesar Rp 2.751.396, naik sebesar 0,77% atau sebesar Rp 21.132,24 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2.730.264,15 untuk selanjutnya dilaporkan kepada Gubernur Bali.

Nilai kenaikan UMK yang diusulkan sudah merupakan nilai tertinggi yang diakomodir sesuai formula PP 51 tahun 2023. Adapun Pemerintah Provinsi Bali telah melaksanakan Sidang Dewan Pengupahan pada tanggal 17 November 2023 dan telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi sebesar Rp. 2. 813.672,00.

BACA :  Wabup Suiasa Ikuti Forum Konsolidasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim 2024, Dengan Tema "Kerja Bersama Hapuskan Kemiskinan"

Dengan demikian nilai kenaikan Upah Minimum Kabupaten Karangasem tahun 2024 bersama dengan 4 kabupaten lain di Bali, yaitu Kabupaten Jembrana, Buleleng, Klungkung, dan Bangli lebih rendah dari nilai kenaikan UMP Bali, dan sesuai Pasal 33 ayat 3 PP 51 2023, dalam hal hasil penghitungan Upah minimum kabupaten/kota sama atau lebih rendah dari Upah Minimum Provinsi, maka Gubernur akan menetapkan besaran nilai UMK mengikuti nilai UMP Bali.

“Dalam proses penetapan Upah Minimum ini, kami berharap dapat memberikan kepastian kenaikan upah minimum bagi perusahaan dan menjamin kelangsungan bekerja bagi pekerja serta mewujudkan iklim usaha yang kompetitif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan kebijakan ini demi tercapainya kemajuan bersama,” tandasnya.

Penulis: Gede Suartawan

Editor: Oka Suryawan

 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular