22 Ogoh-ogoh Karya STT Karangasem Ikuti Lomba Se-Bali

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem Wayan Astika
Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem Wayan Astika

KARANGASEM, balipuspanews.com – Sebanyak 22 Ogoh-ogoh hasil karya sekaa truna-truni (STT) yang ada di Kabupaten Karangasem ikut ambil bagian dalam lomba ogoh-ogoh se-Bali yang digelar dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi Caka 1944.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem, I Wayan Astika dikonfirmasi, Jumat (18/3/2022) menerangkan, proses pendaftaran mulai dilaksanakan pada 5 sampai 13 Maret 2022 lalu.

Dimana untuk teknis pendaftaran, masing-masing Prajuru Desa mendaftarkan keikutsertaan satu Ogoh-ogoh ke MDA Kecamatan yang mewilayahi dengan menyertakan surat pengantar resmi dari Bendesa Adat.

Setelah proses pendaftaran, diperoleh sebanyak 22 peserta lomba yang akan mengikuti penjurian lomba Ogoh-ogoh tingkat Kecamatan di Kabupaten Karangasem yang dilaksanakan mulai tanggal 15 – 25 Maret 2022 mendatang.

Baca Juga :  Petani di Desa Bengkala Diajak Menanam Jagung Sorghum

“Untuk tingkat kecamatan se-Bali dicari 144 nominasi terbaik, nominasi 3 terbaik tingkat Kecamatan akan diumumkan pada tanggal 26 Maret 2022 mendatang,” ujar Astika.

Selanjutnya, setelah penjurian tingkat Kecamatan, akan dilanjutkan penjurian tingkat Kabupaten yang akan berlangsung pada 28 Maret hingga 7 April 2022. Untuk pengumuman juara, rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2022.

Adapun hadiah yang akan diperebutkan yakni, untuk 144 nominasi terbaik ditingkat Kecamatan se-Bali, masing-masing akan memperoleh hadiah sebesar Rp 5 juta. Kategori terbaik 3 ditingkat Kabupaten/kota mendapatkan hadiah Rp 25 juta. Terbaik ke 2 mendapatkan Rp 35 juta dan terbaik 1 Kabupaten/kota akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta.

Dijelaskan Astika, ada beberapa kriteria Ogoh-ogoh yang dapat mengikuti lomba tersebut diantaranya adalah ogoh-ogoh yang ikut lomba adalah ogoh-ogoh yang dibuat dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Suci Nyepi Caka 1944.

Baca Juga :  Operasi Zebra Agung 2022 di Klungkung, Pelanggar Hanya Diberikan Teguran

Ogoh-ogoh terbuat dari bahan ramah lingkungan. Tinggi ogoh-ogoh minimal 3 meter. Bentuk dan temanya tidak menampilkan unsur sara dan pornografi dan menyediakan dan memajang narasi atau sinopsis sesuai tema cerita dari ogoh-ogoh yang dibuat.

Dalam proses penjurian, ada 8 unsur yang akan menjadi pokok penilaian dari para juri diantaranya, keunikan tema, teknik kontruksi (diutamakan teknik anyaman atau ulatan), komposisi, karakter atau ekspesi, proporsi atau anatomi, aksesoris, teknik penyelesaian atau harmoni warna dan kreativitas.

Penulis : Gede Suartawan

Editor : Oka Suryawan