BULELENG, balipuspanews.com – Sebanyak 237 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja resmi mendapat remisi di HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari total warga binaan yang telah menerima SK remisi di di Aula Nusantara, Senin (17/8/2026) ada satu orang langsung dinyatakan bebas.
Kepala Lapas Singaraja, Iskandar Djamil, menjelaskan dari total 407 penghuni, 237 WBP telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk menerima hak remisi.
“Hari ini kami serahkan SK ke 236 orang WBP yang dapat Remisi Umum I atau pengurangan masa pidana bervariasi dari 1 hingga 6 bulan. Ada juga satu orang WBP berinisial GS yang sebelumnya terjerat kasus narkotika menerima Remisi Umum II, yakni langsung bebas hari ini sekaligus bisa
kembali ke pelukan keluarganya,” paparnya.
Iskandar menegaskan, program remisi merupakan apresiasi negara ke WBP yang berkelakuan baik dan aktif dalam program pembinaan kemandirian Lapas. Sementara itu untuk WBP lainnya yang belum menerima remisi total ada sebanyak 170 orang. Total tersebut rata-rata terkendala status yang masih merupakan tahanan dan kasusnya belum incraht atau berkekuatan hukum tetap.
“Jadi yang berhak menerima remisi itu sudah vonis dan berkelakuan baik enam bulan,” sebutnya.
Disisi lain, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra yang berkesempatan menyerahkan langsung SK Remisi berpesan kepada para WBP agar tetap menjaga prilaku dan menjadikan masa penahanan di Lapas Singaraja menjadi katalisator positif bagi warga binaan.
“Jadikan masa pembinaan sebagai pelajaran berharga. Remisi ini harus memotivasi para WBP untuk terus berbenah, mempercepat proses reintegrasi sosial, dan kelak kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri serta taat hukum. Saya juga senang melihat WBP disini banyak kegiatan mulai dari buat kerajinan tangan, ikut berkesenian, dan juga bertani,” tuturnya usai menyerahkan SK.
Usai menyerahkan SK remisi, rombongan Bupati langsung melakukan peninjauan ke hunian lapas dan menyapa warga binaan. Disana Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra berbincang-bincang dengan beberapa warga binaan sebelum meninggalkan Lapas.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



