24 Pasien Covid-19 di Buleleng Sembuh, Angka Meninggal Bertambah Dua Orang

Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si selaku Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng saat melakukan rilis pers, pada Minggu (13/9/2020)
Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si selaku Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng saat melakukan rilis pers, pada Minggu (13/9/2020)

BULELENG, balipuspanews.com – Penanganan terhadap Covid-19 di Kabupaten Buleleng secara intens terus dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng.

Hasilnya, hari ini terdapat peningkatan angka kesembuhan yang cukup signifikan yakni sebanyak 24 orang. Akan tetapi bertambahnya pasien sembuh justru dibarengi dengan tambahan dua orang pasien terkonfirmasi meninggal terpapar Covid-19.

Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng Dr. Drs. I Ketut Suweca, M.Si melalui rilis pers, pada Minggu (13/9/2020), menyampaikan terkait sembuhnya 24 orang yang sembuh itu masing-masing dari Kecamatan Buleleng sebanyak 10 orang, Kecamatan Sawan sebanyak 4 orang. Selain itu terdapat juga dari Kecamatan Gerokgak, Sukasada, dan Seririt masing-masing sebanyak 2 orang. Sisanya terdapat pada Kecamatan Banjar, Kubutambahan, Busungbiu, dan Tejakula masing-masing 1 orang.

“Hari ini sebanyak 24 pasien sembuh, akan tetapi ada tambahan pasien terkonfirmasi meninggal sebanyak 2 orang,” ujarnya.

Terkait data lainnya, Ketut Suweca menerangkan secara kumulatif jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 727 orang dengan rincian, sembuh sebanyak 614 orang, penanganan Covid-19 hari ini juga mengalami penambahan kasus terkonfirmasi baru sebanyak 9 orang kasus baru berasal dari Kecamatan Buleleng 8 orang dan Kecamatan Sawan 1 orang.

Sementara itu, angka kasus meninggal bertambah menjadi 18 orang, penambahan sebanyak 2 orang dari Kecamatan Buleleng 1 orang dengan jenis kelamin laki laki berumur 65 tahun dengan riwayat pasien datang ke RSUD Kab. Buleleng pada tanggal (18/8/2020) dengan keluhan nyeri kepala sebelah kiri. Disisi lain pasien memiliki penyakit penyerta hipertensi sejak 5 bulan yang lalu dan punya riwayat Diabetes Melitus tipe 2, serta dinyatakan meninggal

Kemudian 1 orang lagi berasal dari Kecamatan Seririt jenis kelamin laki laki berumur 65 tahun, pasien datang ke RSU KDH dengan keluhan sesak sejak 1 minggu yang lalu, memberat hingga hari ini, serta gejala yang muncul Batuk disertai dahak, selain itu pasien diketahui memiliki penyakit penyerta berupa ginjal bermasalah.

“Meninggal bertambah menjadi 18 orang, penambahan sebanyak 2 orang dari Kecamatan Buleleng dan Kecamatan Seririt,” ungkapnya.

Sedangkan untuk pasien saat ini dirawat di Buleleng sebanyak 94 orang, dan dirujuk di RSJ Bangli sebanyak 1 orang. Sedangkan untuk kasus suspek kumulatifnya sebanyak 846 orang, dengan rincian suspek konfirmasi sebanyak 390 orang, discarded sebanyak 370 orang, suspek masih dipantau sebanyak 65 orang, probable sebanyak 21 orang.

Sementara itu, perkembangan kasus kontak erat di Buleleng mengalami peningkatan menjadi 5.452 orang, dengan rincian kontak erat konfirmasi 246 orang, discarded 4.537 orang, karantina mandiri sebanyak 476 orang, dan kontak erat menjadi suspek sebanyak 193 orang. Lebih lanjut, dijelaskan kasus konfirmasi non suspek/kontak erat bertambah menjadi 193 orang.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan