Senin, Juli 22, 2024
BerandaBuleleng27 Desa/Kelurahan di Buleleng, Jadi Prioritas Penurunan Kemiskinan Tahun 2022

27 Desa/Kelurahan di Buleleng, Jadi Prioritas Penurunan Kemiskinan Tahun 2022

BULELENG, balipuspanews.com – Sebanyak 27 Desa/Kelurahan di Kabupaten Buleleng penduduknya akan menjadi lokus prioritas program-program penanggulangan kemiskinan di tahun 2022.

Hal itu diungkapkan langsung Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG saat mengadakan rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Unit IV Pemkab Buleleng, Senin (6/12/2021).

Dalam laporan Kepala Bappeda yang sekaligus menjadi Ketua Panitia, Gede Gunawan Adnyana Putra, S.E., M.Si, menyampaikan tujuan penyelenggaraan rapat koordinasi ini tidak lain untuk mengoptimalkan pelaksanaan program atau kegiatan SKPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Buleleng serta mensinergikan program atau kegiatan SKPD agar tepat sasaran, tepat lokus pada desa/kelurahan kantong kemiskinan di Kabupaten Buleleng.

“Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan ini adalah menurunnya tingkat kemiskinan Kabupaten Buleleng, melalui sinergitas program yang menyasar penduduk miskin pada 27 desa/kelurahan lokus prioritas tahun 2022,” harapnya.

Sementara itu, Wabup Sutjidra saat ditemui usai membuka Rakor menjelaskan bahwa di masa pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Buleleng cukup meningkat.

BACA :  Truk dan Motor Terjun Ke Jurang, Tukang Banten Bersaudara Dilarikan ke RS

Bahkan angka kemiskinan di Kabupaten Buleleng lebih tinggi dari angka Kemiskinan Provinsi Bali. Sehingga menurutnya, hal tersebut sangat perlu dicarikan solusinya agar dapat menanggulangi kemiskinan.

Pengentasan kemiskinan sendiri merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng tentunya berbagai upaya pun telah dilakukan untuk menanggulangi hal itu.

Sehingga untuk membentuk komitmen dan strategi penanggulangan kemiskinan kini pihaknya bersama SKPD terkait melakukan rapat untuk target di Tahun 2022. Bukan hanya penanggulangan kemiskinan, Ia bahkan juga menginginkan angka stunting atau gangguan pertumbuhan tinggi badan pada anak di Buleleng juga bisa menurun.

“Saya berharap Rakor ini dapat menghasilkan hal-hal yang positif untuk bisa mengurangi angka kemiskinan dan juga angka stunting, baik itu dari perencanaannya, penanganannya, dan penanggulangannya, itu yang menjadi fokus kita,” tutupnya.

Rapat Koordinasi dipimpin dan di buka oleh Wakil Bupati Buleleng yang juga menjabat sebagai Ketua TKPK Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, dan didampingi Sekda Buleleng yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua TKPK Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari unsur SKPD lingkup Kabupaten Buleleng.

BACA :  Cium Kejanggalan Saat Verfak, Ismaya Menduga Ada Pihak Yang Ingin Menjegal Calon Independen

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular