Kamis, Mei 23, 2024
BerandaBuleleng300 Petugas Standby Atasi Permasalahan Drainase di Kota Singaraja

300 Petugas Standby Atasi Permasalahan Drainase di Kota Singaraja

BULELENG, balipuspanews.com – Sebanyak 300 petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng standby untuk mengatasi permasalahan terkait drainase di Kota Singaraja dan Wilayah sekitarnya baik sebelum ataupun pasca terjadi bencana.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra mengatakan petugas yang standby secara rutin melaksanakan pemantauan di seluruh drainase. Langkah tersebut dilangsungkan untuk memastikan tidak terdapat sampah yang menyumbat saluran drainase.

“Mereka ditugaskan untuk selalu standby pada saluran drainase di Kota Singaraja dan wilayah sekitarnya. Kami setiap harinya mengangkut sampah di saluran drainase dan jumlahnya per hari mencapai 10 truk,” ungkap dia.

Adiptha menambahkan sampai sekarang kondisi sampah yang menumpuk di saluran drainase masih menjadi penyebab banjir yang cukup besar. Adapun sampah-sampah tersebut seperti sisa potongan pohon, akar bambu yang besar, hingga sampah rumah tangga.

Melihat kondisi itu, Ia tidak henti-hentinya mengajak dan mengetuk hati masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, sebab kebersihan lingkungan tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja, melainkan tanggungjawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

BACA :  UKT PTN Naik Drastis, Pimpinan DPD Minta Pemerintah Tingkatan Bantuan Operasional PTN

Kemudian terkait peraturan tata ruang, Ia menegaskan telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pengusaha-pengusaha yang berinvestasi dan melakukan pembangunan gedung atau villa terkait dengan peraturan batas luas bangunan dan juga tata ruang. Atas evaluasi yang dilakukan pasca banjir yang terjadi khususnya di kawasan Lovina, mengakibatkan terjadi penyempitan pada saluran-saluran drainase dan sungai.

“Kami sudah berikan sosialisasi secara berkelanjutan dan menyeluruh. Luas bangunan maksimal 10 persen dari luas lahan, ini sudah menjadi peraturan tata ruang. Bagi yang melakukan penyempitan saluran juga sudah kami berikan peringatan dan tindakan tegas,” terangnya.

Kini sebagai upaya mengantisipasi kejadian banjir, pihaknya mengaku tengah bersiap melakukan pembuatan sodetan pada beberapa titik saluran-saluran drainase dan juga melakukan normalisasi melalui aksi bakti karya terpadu yang dilangsungkan bersama unsur TNI/Polri, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk membersihkan seluruh saluran di Lovina.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular