Rabu, Februari 28, 2024
BerandaBuleleng4 Tersangka Anak Dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Siswi SD Didampingi Bapas

4 Tersangka Anak Dalam Kasus Dugaan Persetubuhan Siswi SD Didampingi Bapas

BULELENG, balipuspanews.com – Empat orang tersangka anak dalam kasus dugaan persetubuhan terhadap siswi berusia 12 tahun asal Kecamatan Sawan, Buleleng akhirnya diperiksa sekaligus didampingi Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar. Keempat tersangka yang masih merupakan siswa SMP itu diperiksa Bapas, pada Kamis (30/11/2023) di Mapolres Buleleng.

Kepala Unit IV PPA Sat Reskrim Polres Buleleng, IPDA I Ketut Yulio Saputra menerangkan penyidik bekerjasama dengan Bapas untuk mengkaji perkara sekaligus mendampingi tersangka anak dalam kasus tersebut. Selain itu ada pula pekerja sosial dilibatkan mendampingi korban yang masih berstatus anak di bawah umur.

Kemudian Bapas sendiri, jelas IPDA Yulio telah mewawancara serta mengobservasi tersangka untuk mendapatkan gambaran terkait kasus yang sedang ditangani. Mulai dari motif anak melalukan tindak pidana, latar belakang, kondisi anak, riwayat pendidikan, hubungan dengan keluarga dan berbagai faktor lainya.

“Hasil kajian ini akan kami gunakan sebagai rekomendasi dalam pertimbangan penyidik menentukan langkah selanjutnya. Apakah mereka (tersangka anak) bisa dibina atau tidak ke depannya,” ungkap Yulio.

BACA :  Dua Pengedar Pil Koplo Ditangkap

Pihaknya menambahkan, meskipun keempat pelaku masih di bawah umur, namun proses hukum tetap berjalan. Adapun keempat tersangka anak yang masih berusia rata-rata 14 tahun hingga 16 tahun tersebut sampai saat ini masih dikenakan wajib lapor. Akan tetapi satu tersangka dewasa berinisial MD,19, sudah ditahan.

“Berkas untuk yang dewasa masih dalam proses dilengkapi sembari menunggu hasil rekomendasi Bapas,” imbuhnya.

Atas perbuatannya mereka disangkakan dengan Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar.

Sekedar diketahui sebelumnya, seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang masih duduk di bangku sekolah SD asal Kecamatan Sawan diduga menjadi korban persetubuhan yang dilakukan lima orang remaja. Dugaan persetubuhan tersebut bermula dari korban yang dihubungi melalui pesan singkat oleh salah satu pelaku pada Minggu (17/9/2023).

Kala itu korban malah diajak ke salah satu rumah pelaku. Lalu kunci motor korban diambil. Kemudian mereka memaksa korban masuk ke dalam rumah. Pelaku kemudian secara paksa melepas pakaian korban dan secara bergantian melakukan persetubuhan. Kelima pelaku ini diketahui masih duduk di bangku SMP dan SMA.

BACA :  Ucapkan Selamat Galungan, Kuningan dan Nyepi, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika Ajak Masyarakat Mulat Sarira

Selang tiga hari dari kejadian itu, korban merasakan sakit pada alat vitalnya. Kemudian korban mengadu ke orangtua. Kepada orangtuanya, korban mengaku telah disetubuhi oleh para pelaku. Orangtua korban lalu melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Mapolres Buleleng, pada Kamis (12/10/2023).

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular