Rabu, April 17, 2024
BerandaBuleleng40 Keping Bunga Gong Berumur Puluhan Tahun di Pura Dalem Banyuasri Hilang

40 Keping Bunga Gong Berumur Puluhan Tahun di Pura Dalem Banyuasri Hilang

BULELENG, balipuspanews.com – Sebanyak 40 keping bunga gong yang sebelumnya berada di Pura Dalem Desa Adat Banyuasri, Buleleng diduga dicuri. Peristiwa tersebut baru diketahui pengempon pura, pada Rabu (21/2/2024).

Adapun 40 keping bunga gong yang dicuri berasal dari empat set gong yang sudah berumur puluhan tahun. Dimana masing-masing gong terdiri dari 10 keping lempengan nada.

Pengempon Pura Dalem Desa Adat Banyuasri Jro Mangku Ketut Suardana menjelaskan awalnya ia melakukan aktivitas bersih-bersih di areal pura seperti biasanya, namun saat mendekati area tempat gong baru disadari empat set gong yang tadinya masih utuh ternyata hanya tersisa kayu penyanggah gong.

“Awalnya saya berpikir jika di malam sebelumnya anak-anak yang berlatih gong dan lupa menutupnya, tapi saat diperhatikan secara lebih dekat keempatnya bungan gongnya sudah tidak ada dan gong lain masih dalam kondisi terbungkus,” jelas dia.

Menurutnya, kepingan gong tersebut diduga dicuri pelaku dengan cara melompati pagar depan pura yang cukup rendah dan masuk ke dalam melalui pintu apit lawang sebelah selatan yang memang tidak terkunci. Akibat kejadian tersebut pihaknya pun tidak bisa menafsirkan nilai kerugian yang ditimbulkan dengan hilangnya 40 keping lempengan gong tersebut.

BACA :  Pj Jendrika Hadiri Upacara Karya di Pura Kahyangan Jagat Tirta Segening, Tirta Tunggang, dan Pura Taman Sari, Banjar Siku Desa Kamasan

Sebab selain merupakan duwe pura dalem yang sudah berumur puluhan tahun lebih, kualitas bahan keping tersebut, kata dia sangat bagus dengan bahan mayoritas perunggu -emas dengan suara nyaring dan enak di dengarkan sesuai irama . Kini pasca hilangnya gong tersebut pihaknya telah memberitahu prajuru desa adat dan kelian banjar.

Disisi lain, Kelian Adat Banyuasri Nyoman Mangku Widiasa mengaku tidak menyangka kalau diwilayahnya kini mulai rawan tingkat kriminal, karena sebelumnya (12/2/2024) lalu duwe pura Desa adat Banyuasri juga kecurian yakni bokor slaka murni yang berumur puluhan tahun yang digunakan untuk upacara piodalan keesokan harinya raib dari tempatnya di gedong simpen pura setempat.

Kini pihaknya mengaku telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib dan menyerahkan semua prosesnya dengan harapan semua bisa cepat ditemukan.

“Mudah-mudahan barang tersebut segera didapatkan keberadaannya oleh petugas, dan kami juga sudah menghubungi para pande gong dibeberapa daerah untuk membantu kami,” pungkas dia.

Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular