Rabu, Februari 28, 2024
BerandaJembrana40 Pasang Pepadu Adu Cepat di Lumpur Sawah

40 Pasang Pepadu Adu Cepat di Lumpur Sawah

JEMBRANA, balipuspanews.com– Selain Makepung di sirkuit padat, Jembrana juga punya makepung di lumpur sawah yang dikenal dengan makepung lampit. Lomba Makepung Lampit kali ini digelar, Minggu (26/11/2023) di Sirkuit Makepung Lampit Subak Tegalwani Pangkung Jajung Cibunguran, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Koordinator Mekepung Kabupaten Jembrana, I Gede Mare menjelaskan bahwa Lomba Mekepung Lampit tahun 2023 adalah bagian dari rangkaian kegiatan Mekepung Darat yang diakhiri dengan Mekepung Lampit.

“Kegiatan ini diikuti oleh 40 pasang pepadu (kerbau pacuan) dari blok barat maupun blok timur, yang merupakan kegiatan tradisional turun temurun petani setelah panen, khusus ada di Kabupaten Jembrana,” ungkapnya.

Mengenai aturan perlombaan, dalam lintasan sepanjang kurang lebih 50 meter ini ada tiga bendera berjejer di sepanjang lintasan dengan jarak bendera pertama 10 meter, bendera ke dua 20 meter dan bendera ke tiga 20 meter.

“Bendera pertama itu untuk start, bendera kedua itu untuk batas joki Makepung duduk diatas lampit, sementara bendera ketiga untuk finish,” jelasnya.

BACA :  Satnarkoba Polres Jembrana Tangkap Dua Residivis dan ABK

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna yang sempat menjadi joki salah satu pepadu, menyampaikan, Makepung Lampit ini juga untuk memperkenalkan budaya Jembrana di kancah internasional.

“Kalau Makepung darat itu kan sudah diakui memang, nah ini sekarang Makepung Lampit di sawah juga harus dilestarikan,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, kegiatan Makepung ini adalah bagian dari atraksi Budaya yang ada di Kabupaten Jembrana.

“Makepung Lampit ini merupakan bagian dari warisan budaya leluhur kita, agar selalu dijaga, jangan sampai hilang,” ujarnya.

Setelah semua pepadu berjuang adu cepat di lumpur sawah, akhirnya juara pertama diraih pepadu Sari Oleh, juara kedua pepadu Putra Kalimaya dan juara ketiga direbut pepadu Wisnu Segara. Juara keempat diraih pepadu asal Cocok dan juara kelima didapat pepadu Ngurah Kecap.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular