6 Orang Terkait Kasus Narkoba Berhasil Ditangkap Sat Narkoba Polres Tabanan

Kapolres Tabanan saat merealese 6 terduga kasus narkoba
Kapolres Tabanan saat merealese 6 terduga kasus narkoba

TABANAN, balipuspanes.com – Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S. Siregar, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Resnarkoba Polres Tabanan AKP. I Gede Sudiarna Putra, S.H., bersama KBO Sat Narkoba dan Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagio, S.Sos, merelease keberhasilan jajaran Sat Narkoba Polres Tebanan mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, pada Rabu (28/10).

Pada kesempatan tersebut Kapolres Tabanan mengatakan, dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas Tabanan aman kondusif, terlebih menjelang Pilkada serentak 2020, jajaran Polres Tabanan tetap melaksanakan penegakan hukum sesuai dengan forsinya dan sesuai ketentuan peraturan per Undang-undang yang berlaku.

Seperti halnya Tim Opsnal jajaran Sat Res Narkoba Polres Tabanan berhasil mengungkap kasus penyalahguna narkoba. Enam orang terduga pelaku ditangkap pada waktu dan di tempat yang berbeda. Petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti sesuai dengan kasus yang berhasil diungkap.

“Semua berawal dari Tim Opsnal Sat Narkoba mendapat laporan dari masyarakat yang menyebutkan seseorang dengan ciri-ciri tertentu sering bersentuhan dengan narkoba, selanjutnya info tersebut ditindak lanjuti dengan melakukan serangkaian penyelidikan dan pembuntutan,” ungkapnya.

Dengan berbekal Surat Perintah, pada Senin (5/10) pukul 16.45 Wita, Tim Opsnal yang dipimpin Kasat Narkoba AKP I Gede Sudiarna Putra, S.H., melakukan penggeledahan badan dan tempat tertutup lainnya terhadap terduga Hendra Susanto alias Ucil dan Andri Hermawan alias Momon. Penggeledahan ini bertempat di Jalan Ir Soekarno depan toko Mebel Jati Buana. Di kedua terduga pada saku celana kiri berhasil ditemukan 5 klip plastik berisi sabu dan 31 plastik klip didalamnya sabu-sabu.

“Saat ditanya keduanya mengaku barang tersebut adalah miliknya,” terangnya.

Tidak cukup sampai disitu dalam interogasi barang haram tersebut ada kaitannya dengan seseorang yang bernama Edi Santoso alias Edi yang disebutnya kos sementara di daerah Gianyar.

Tim langsung bergerak menuju sesuai alamat dan melakukan pengegeledakan di rumah kos yang ditempati Edi Santoso alias Edi dan berhasil menemukan serta menyita sebuah timbangan kecil merk harnic, menyita 30 klip pastik benang, dan dikamar mandinya ditemukan alat isap (bong).

Selanjutnya pada Selasa (13/10), Tim Opsnal sat Narkoba kembali berhasil mengamankan dua orang terduga masing – masing I Ketut Duana alias Duana alamat Desa Mundeh, Kecamatan Selbar dan I Putu Budiarta alias Kak alamat Desa Limbung Kauh, Kecamatan Selbar, Tabanan.

Keduanya diamankan di kebun kopi di Desa Mundeh, Tabanan. Hasil penggeledahan badan dan tempat tertutup lainnya disita barang bukti 3 (tiga) paket shabu dan pipa kaca didalamnya berisi kristal bening shabu dan barang tersebut diakui miliknya berdua.

Kemudian di hari yang sama Tim Opsnal kembali berhasil mengamanan terduga Hasanudin alias Sandin di TKP di pinggir jalan raya jurusan Antosari-Pupuan, termasuk Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selbar, Tabanan. Petugas berhasil menyita barang bukti 1 buah klip plastik terbungkus tissue berisi sabu. Barang tersebut diakui miliknya.

Semua terduga pelaku yang berhasil diamankan dan semua barang bukti yang berhasil disita diamankan di Polres Tabanan. Sementara kasusnya saat ini dalam proses penyidikan.

“Terduga pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun, dan pidana denda maksimal sedikit 800 Juta dan paling banyak 8 milyar rupiah,” tutup Kapolres Tabanan.

Penulis : Ngurah Arthadana

Editor : Oka Suryawan