diklat pelatihan 'Desa Bahagia' yang dilaksanakan di Hotel Batukaru, Denpasar, Kamis (9/8
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com – Setelah hampir sebulan mengikuti latihan di lapangan, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Denpasar yang menjadi  pengibar bendera pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 pada 17 Agustus mendatang kini memasuki tahapan diklat pelatihan ‘Desa Bahagia’ yang dilaksanakan di Hotel Batukaru, Denpasar, Kamis (9/8).

Kegiatan yang bertujuan untuk memantapkan kesiapan fisik dan mental para calon Paskibraka ini dibuka Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, I Made Toya mewakili Walikota Denpasar, Ib Rai Dharmawijaya Mantra yang ditandai dengan pelepasan burung merpati. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, I Komang Sugiarta, Ketua PPI Kota Denpasar serta calon Paskibraka Kota Denpasar tahun 2018.

I Made Toya saat  membawacakan sambutan Walikota Denpasar mengatakan bahwa diklat yang dilaksanakan guna memantapkan kesiapan fisik dan mental ini sengat penting dilakukan. Mengingat, tugas yang akan diemban para calon Paskibraka memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam memastikan bendera pusaka dapat berkibar sempurna saat apel pengibaran bendera dan penurunan bendera pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018.

“Dengan pelatihan ini diharapkan mampu mencetak Paskibraka yang unggul baik di lapangan maupun memiliki mental yang kuat, sebagai generasi muda yang kreatif, inovatif serta berbudi pekerti luhur guna mencapai kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Made Toya menambahkan bahwa tergabung dalam Tim Paskibraka merupakan tugas yang mulia. Sehingga sebagai generasi muda bangsa hendaknya mengikuti diklat pelatihan ‘Desa Bahagia’ ini dengan baik. Sebagai implementasi nilai disiplin dan tanggung jawab kepada bangsa. “Mewakili Pemkot Denpasar saya berharap seluruh tahapan mampu diikuti dengan baik dan diemban dengan maksimal sebagai bentuk pengabdian kepada nusa dan bangsa,” paparnya.

Sementara, Ketua Panitia Diklat Pelatihan ‘Desa Budaya’, Made Wisnu Jaya Nugraha yang merupakan PPI Kota Denpasar menjelaskan bahwa kegiatan yang dikemas dalam ‘Desa Bahagia’ ini turut memberikan pelatihan mental dan fisik bagi para calon Paskibraka. Selain itu, turut diberikan Upacara Tantingan yang merupakan bentuk komitmen para Calon Paskibraka Kota Denpasar tahun 2018.

Pihaknya mengatakan bahwa calon Paskibraka Kota Denpasar sedianya telah mengikuti beragam tahapan yakni seleksi pada 9-14 Maret 2018 dengan seleksi administrasi, seleksi Semapta dan PBB, seleksi kesenian, seleksi wawancara dan diakhiri dengan seleksi final. Adapun  seleksi yang diikuti oleh 102 putra dan 59 putri berhasil menetapkan 38 putra dan 39 putri calon Paskibraka dimana sebanyak 7 orang berhasil lolos menjadi calon Paskibraka Provinsi Bali dan 70 orang menjadi calon Paskibraka Kota Denpasar.

Selain itu, terdapat beberapa tahapan yang telah dilewati dan akan dilewati calon Paskibraka Kota Denpasar. Yakni latihan lapangan, Diklat pelatihan ‘Desa Bahagia’, Pengukuhan, Gladi bersih, mejaya-jaya serta Peringatan detik-detik Proklamasi pada 17 Agustus mendatang, (rls/bpn/min).

Tinggalkan Komentar...