Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat memberikan arahan dalam pelatihan peningkatan kapasitas tenaga pendamping posyandu di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (25/6)
Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat memberikan arahan dalam pelatihan peningkatan kapasitas tenaga pendamping posyandu di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (25/6)
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR, balipuspanews.com – Sebanyak 70 pendamping posyandu yang berbasis dari tenaga kesehatan profesional disiapkan untuk mendampingi ribuan kader posyandu dalam upaya penguatan kualitas layanan kesehatan di masyarakat Kabupaten Gianyar.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat memberikan arahan dalam pelatihan peningkatan kapasitas tenaga pendamping posyandu di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (25/6). 

Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, pihaknya bergandengan erat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa memiliki inisiatif dalam memperlancar program Bupati Gianyar di bidang peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. 

Dengan dibentuknya tenaga pendamping diharapkan bisa lebih mengontrol keberadaan kelompok – kelompok posyandu di Kabupaten Gianyar. Yang kini jumlahnya 560 kelompok, terdiri dari 2.830 kader posyandu yang tersebar di seluruh Kabupayen Gianyar. “Jumlah yang tidak sedikit, harus dikondisikan secara kompak di masyarakat,” ucap dia.

Wanita yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Gianyar itu mengatakan, pihaknya saat ini konsen pada permasalahan stunting/kerdil, kurangnya gizi, pola asuh ortu, dan lingkungan bersih di masyakarat. Dalam beberapa upaya, kasus stunting ternyata sudah berhasil ditekan. Yang sebelumnya 40 persen, Sekarang turun ke angka 15 persen berdasarkan data dari pusat tahun 2018.”Kami tidak berdiam diri, segala upaya kami lakukan memperjuangkan anak Gianyar cukup gizi,”jelasnya. 

Asisten I Setda Kabupaten Gianyar Wayan Suardana, mewakili sambutan Bupati Gianyar mengatakan, kondisi dan permasalahan kesehatan di masyarakat sangat kompleks. Untuk menyikapi kondisi tersebut, perlu dilakukan peningkatan fungsi dan kinerja posyandu melalui revitalisasi posyandu.”Harapannya tentu terwujudnya derajat kesehatan masyarakat yang maksimal,” ucapnya. 

Koordinator panitia pelatihan Ni Wayan Sriyani mengatakan, beberapa narasumber dihadirkan untuk memberi pelatihan, diantaranya dari DPMD Provinsi Bali yang hadir adalah Plt Kasi Pelayanan Sosial Dasar I Made Redana, S.Sos. tentang pemanfaatan dana desa dalam kegiatan posyandu, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar tentang peranan posyandu dalam pencegahan stunting. Serta, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar membawakan materi penganekaragaman konsumsi pangan yang bergizi bagi Balita. 

Kemudian, hari selanjutnya, penyampaian materi oleh DP3AP2KB Kabupaten Gianyar tentang peranan orang tua dalam Bina Keluarga Balita. Tenaga Ahli Kabupaten Gianyar tentang Integrasi Kegiatan Posyandu, dan terakhir didatangkan Bali Med Learning Center untuk praktek spa bayi.    

Sebelum pelatihan dimulai, diawali dengan Senam Germas bersama. Koordinator panitia pelatihan, Wayan Sriani mengatakan hal ini bertujuan untuk peregangan otot. “Agar para peserta lebih konsen dalam mengikuti pelatihan,” tandasnya. (Rls/bpn/tim)