Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Bali Tabanan 9 Tahun Garnita Malahayati, IA Ketut Candrawati, S. Sos: Perempuan Bali Harus...

9 Tahun Garnita Malahayati, IA Ketut Candrawati, S. Sos: Perempuan Bali Harus Semakin Gigih Perankan Diri dalam Berbagai Bidang Kehidupan

TABANAN, balipuspanews.com – Pada Minggu (19/7) kemarin Garda Wanita (Garnita) Malahayati genap berusia sembilan tahun. Garnita Malahayati ini sendiri merupakan salah satu sayap Partai Nasdem yang beranggotakan perempuan untuk bergerak dan berjuang dalam menunjukkan eksistensi para kaum perempuan Partai Nasdem serta tentunya untuk memperbesar induk partainya sendiri, Partai Nasdem.

Terkait dengan sembilan tahun perjalanan Garnita Malahayati tersebut, ada berbagai pernyataan menarik dari Ketua DPW Garnita Malahayati Provinsi Bali IA Ketut Candrawati, S.Sos. Apa saja pernyataannya? Berikut ulasannya.

Dihubungi via aplikasi WhatsApp pribadinya Senin (20/7) Ketua Fraksi Nasdem DPRD Tabanan ini mengatakan secara sederhana, sembilan tahun perjalanan Garnita Malahayati patut dijadikan sebagai momentum renungan bagi seluruh jajarannya di Bali untuk melihat posisi diri terhadap apa yang telah diperbuat bagi kemajuan perempuan Bali.

Menurutnya melakukan renungan ini sangat penting, mengingat masyarakat luas tentu sangat menanti kiprah dan perempuan khususnya para perempuan dari unsur Garnita Malahayati Bali dalam kesertaannya, membangun Bali. Terlebih lagi ditengah pemberlakuan era new normal ini.

Tidak cukup hanya berenung imbuhnya, unsur Garnita Malahayati khususnya bagi jajaran pengurusnya ditingkat Provinsi Bali dan seluruh kabupaten/kota di Bali bersama perempuan-perempuan Bali juga kemudian harus gigih mengambil berbagai peran dalam berbagai bidang kehidupan.

Atau dengan bahasa lain Garnita Malahayati Bali harus mengambil posisi sebagai motivator bagi perempuan Bali untuk mengambil peran-peran yang sejajar dengan kaum laki-laki.

“Saya, mengajak seluruh jajaran Garnita Malahayati di seluruh Bali untuk mengambil berbagai peran dari berbagai bidang kehidupan. Termasuk perannya dalam dunia perpolitikan,” sebut politikus asal Marga, Tabanan ini.

Lebih jauh Candrawati mengatakan, dalam era kekinian sejatinya peluang bagi perempuan Indonesia khususnya pula bagi perempuan Bali untuk berkiprah dalam mensejajarkan dirinya dengan kaum laki-laki sangat terbuka lebar. Termasuk pula dalam bidang pemerintahan dan perpolitikan.

“Pasca reformasi banyak sekali kaum perempuan yang duduk sebagai anggota wakil rakyat hingga duduk sebagai kepala daerah, baik sebagai gubernur ataupun bupati/walikota. Ini tentunya menandakan bahwa perempuan juga memiliki talenta dan kemampuan sebagai seorang pemimpin selain dengan kodratnya sebagai ibu rumah tangga,” jelasnya.

Yang jelas lanjut Candrawati, untuk bisa mensejajarkan diri dengan kaum laki-laki dan bisa berperan dengan gigih dalam berbagai bidang kehidupan, kaum perempuan tentu juga harus mengisi dirinya dengan berbagai ilmu dan pengetahuan.

Sehingga kaum perempuan mampu tampil dengan cerdas dan berkualitas serta mampu mewarnai dalam setiap kiprahnya.

“Ayo tunggu apa lagi, mari perempuan Bali tunjukkan diri mampu berperan dan berkiprah selayaknya kaum laki-laki. Selamat Hari Ulang Tahun ke-9 untuk Garnita Malahayati,” tutupnya.

Penulis : Ngurah Arthadana

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of