Operasi Gabungan, Tilang Belasan Kendaraan Barang

- Advertisement -
- Advertisement -

NEGARA, balipuspanews.com – Masih banyaknya kendaraan angkutan barang yang melanggar aturan pemuatan maupun kelengkapan admiminitrasi disikapi tim gabungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Polres Jembrana, BPTD, Polda Bali, UPPKB Cekik dan Dinas Kelauitan, Perikanan dan Perhubungan Pemkab Jembrana. Senin (2/9) tim gabungan tersebut menggelar oprasi di jembatan timbang Cekik, Gilimanuk.

Oprasi gabungan penertiban angkutan barang serangkaian HUT Perhubungan itu dilakukan dengan memeriksa semua kendaraan angkutan barang yang keluar masuk Bali. Setiap kendaraan angkutan barang yang masuk Jembatan Timbang, dipekriksa berat muatan yang diangkut, surat-surat dan kir nya. Beberapa truk besar yang dicurigai juga diukur panjang dan lebarnya untuk memastikan apakah melanggar ukuranya atau tidak. Cukup banyak kendaraan yang mengangkut muatan melebihi tonase yang ditemukan. Namun sopir angkutan barang itu tetap diberikan melanjutkan perjalanan karena sudah membawa surat tilang dari Jawa.

Sampai oprasi gabungan berakhir, ada 15 pelanggaran yang ditemukan. Pelanggaran itu tidak lengkap surat-surat kendaraan seperti tanpa SIM dan STNK sehingga ditilamng polisi sebanyak 8 pelanggaran, 4 pelanggaran PPKB dan 3 pelanggaran lain yang hanya diberikan teguran.

BACA :  Bupati Kembang Tinjau Rehabilitasi Sejumlah Sekolah di Jembrana

“Selain itu juga banyak yang melanggar. Namun sopir-sopirnya sudah membawa surat tilang dari Jawa sehingga tidak bisa jita tilang lagi,” ujar Arya, Korwas PPNS BPTD Bali-NTB.

Menurut Arya yang didampingi Kasi Keselamatan Lalulintas Jalan Kadek Dwi Ratna dari pengukuran dimensi kendaraan angkutan barang yang dilakukan, belum ada ditemukan yang melanggar seperti panjang melebihi 12 meter. Yang ditemukan hanya berat muatan yang melebihi ketentuan tonase yang diperbolehkan.

“Kedepan kita harapkan semua buku kir kendaraan angkutan barang ini sudah menggunakan model Blu sehingga lebih mudah dalam melakukan pengawasan serta untuk keteriban kendaraan,” ungkapnya.

Arya juga meminta agar pengemudi kendaraan barang selain tertib adminitrasi dan tertib muatan, juga tertib dalam berlalulintas agar tidak terjadi kecelakaan.

“Belakangan ini cukup sering kendaraan barang yang mengalami kecelakaan karena kurang hati-hatinya pengemudi, kita harapkan sopir-sopir bisa tertib dan berlalulintas dengan baik sehingga kecelakaan tidak terjadi dan juga demi kelancaran lalulintas,” pungkasnya.(nm/bpn/tim)

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular