Singaraja, balipuspanews.com – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kelurahan Sukasada mulai dilanjutkan. Langkah awal dari pembangunan tahap II di lahan bekas Balai Benih Utama (BBU) itu adalah menyusun Detail Engineering Design (DED). Pihak konsultan perencanaan dari PT. Mitra Tri Sakti melakukan presentasi awal soal DED ini.
Presentasi dilakukan langsung oleh I Wayan Winarta dari PT. Mitra Tri Sakti dan di hadapan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST yang saat itu didampingi OPD terkait bertempat di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Jumat (26/5) pagi.
Ditemui usai presentasi, Winarta menjelaskan pada tahap awal, pembangunan tahap II daripada RTH Sukasada ini akan bertemakan Empat Pilar Kebangsaan Indonesia. Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tema ini untuk mendukung tema awal yang diberikan Bupati Agus Suradnyana yaitu Sejarah Bung Karno. Bung Karno sendiri yang mencetuskan Empat Pilar Kebangsaan tersebut.
“Bung Karno selalu mengingatkan rakyatnya akan Empat Pilar Kebangsaan tersebut. Empat Pilar Kebangsaan Indonesia ini yang harus ditanamkan pada seluruh golongan masyarakat agar seluruh masyarakat bisa hidup berdampingan walaupun berbeda secara ras, agama ataupun golongan,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan pada RTH ini akan dibangun beberapa relief ataupun diorama. Relief ini akan menceritakan sejarah Bung Karno yang mana ibunya berasal dari Kabupaten Buleleng. Relief ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah tersebut. Selain untuk pusat rekreasi, RTH ini nantinya juga akan berfungsi sebagai pusat edukasi. Memberikan pelajaran kepada masyarakat bahwa Bung Karno ataupun ibunya berasal dari Kabupaten Buleleng.
“Taman atau RTH ini nantinya akan berfungsi ganda. Selain untuk pusat rekreasi, RTH juga akan berfungsi sebagai pusat edukasi sejarah tentang Bung Karno,” imbuh Winarta.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kabupaten Buleleng, Ni Nyoman Surattini mengungkapkan presentasi ini merupakan presentasi awal dari DED yang telah disusun. Nantinya, DED ini akan terus diperbaiki serta melakukan koordinasi dengan BUpati dan tokoh masyarakat yang mengerti akan sejarah yang sebenarnya. Ditargetkan pembangunan tahap II RTH Sukasada ini ditenderkan Bulan Juni 2017.
“Ini baru laporan pendahuluan ataupun presentasi awal. Nantinya kita akan terus berkoordinasi baik itu dengan bapak bupati maupun tokoh-tokoh masyarakat yang mengerti akan sejarah Bung Karno,” ungkapnya.
Mengenai usul dari Bupati Agus Suradnyana dalam presentasi untuk membangun patung Bung Karno tahun depan dan tahun ini diselesaikan untuk seluruh fasilitas pendukung taman saja, Surattini kembali mengatakan sebenarnya pihaknya sudah menganggarkan untuk penyelesaian semuanya. Namun, Bupati Agus Suradnyana meminta untuk pembuatan patung tahun depan saja.
“Ya sesuai dengan permintaan bapak Bupati, patung akan dibangun tahun depan. Tahun ini akan diselesaikan seluruh taman dulu beserta fasilitas penunjangnya, agar Taman ini bisa segera dinikmati oleh masyarakat,” tutupnya.



