Siswa Sebrangi Sungai, BWS Bali Akan Penida Bangun Jembatan Permanen

- Advertisement -
- Advertisement -

Singaraja, balipuspanews.com – Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida akan bakalan membangun jembatan untuk penyebrangan bagi para siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Rengdikit yang kerap harus menyebrangi sungai saat bersekolah.

”Kami hanya baru meninjau lokasi akan dibangunnya jembatan diwilayah ini dengan lebar satu meter dan memiliki panjang sekitar limapuluh meter lebih dengan ektensi anggaran sebesar Rp 1 milyar lebih,” kata Ni Made Deni Pejabat Pembuat Komitmen Irigrasi dan Rawa BWS Bali Penida saat meninjau Tukad Saba sebagai lokasi akan dibangunnya jembatan.

Pembangunan jembatan dengan lebar satu meter dan dengan panjang jembatan 50 meter itu diprediksi akan menelan biaya sekitar Rp 1 milyar lebih.

Jembatan yang dibangun yang nantinya menghubungkan dari Dusun Sakti, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt menuju sekolahnya yang berlokasi di Desa Rengdikit, Kecamatan Seririt yang melintasi sungai akan segera dilakukan pengajian oleh BWS Bali-Penida.

Lebih jauh tutur Deni dirinya mengatakan kalau saat ini masih dilakukan kajian namun mengenai pelaksanaan akan dibangunnya jembatan itu pihaknya belum bisa memastika apakan hal itu bisa dikerjakan ditahun ini atau tidak.

BACA :  ‎Mantan Pecandu Narkoba di Buleleng Dapat Bantuan Kewirausahaan Agar Lebih Produktif

”Kalau masalah pembangunannya kami belum bisa memastikan apakan akan bisa dikerjakan ditahun ini atau tidak kan kita masih melakukan kajian karena kami kan harus perlu melakukan tahapan identifikasi awal seperti apakan bisa dilakukan pembangunan atau tidak kita harus memperhatikan debit air, kontruksi yang ada kondisi tanah dan kami juga harus melihat bagaimana konstruktur bangunan yang kami bangun tentunya harus sama dengan kajian teknis dilapangan,”jelasnya lagi.

Masalah pembangunan jembatan itu, jelasnya nantinya akan dilakukan pengkajian terlebih dahulu oleh tim perencanaan sehingga nantinya kontruksi pembangunan terhadap jembatan yang matang.

”Sebelum dibangun kan harus dikaji oleh tim perencanaan terlebih dahulu sehingga menghasilkan pembangunan yang optimal,”pungkasnya lagi. Dilain sisi menurut Kadis PU Kabupaten Buleleng Ketut Suparte wijaya pihaknya mengharapkan juga adanya pembangunan jembatan darurat dari pemerintah Provinsi Bali

”Kami harapkan semua orang tua agar menghantarkan anak-anaknya bila sekolah dengan tidak menyebrangi singai karena hal itu sangat berbahaya,”tambahnya. seperti diketahui Puluhan para siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Ringdikit yang harus rela menyebrangi sungai menuju sekolah tempatnya mengecam pendidikan membuat dengan menyebrangi sungai.

BACA :  ‎WNA Asal Iran Dibekuk Usai Tipu Warga Pancasari, Modus Pura-pura Tukar Uang
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular