Apel Siaga Pengawasan, Bawaslu Buleleng Singgung Penindakan di Masa Tenang

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Masa tenang di Pilkada Serentak akan berlangsung selama tiga hari, yang dimulai 24 hingga 26 November 2024 atau sehari sebelum proses pemungutan Suara. Dalam upaya melakukan pengawasan di tahapan tersebut, Bawaslu Buleleng menggelar Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang, Hari Pemungutan dan Penghitungan Suara di Taman Kota Singaraja, pada Minggu (24/11/2024).

Apel tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengawas Pemilu, termasuk Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan/Desa se-Buleleng, dipimpin oleh Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, yang bertindak sebagai Pembina Apel.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pengawas yang telah bekerja keras selama 60 hari mengawasi kampanye di seluruh wilayah Buleleng. Saya yakin semangat dan komitmen kalian tetap tinggi dalam menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap menjaga integritas,” ujarnya.

Carna juga menegaskan pentingnya pengawasan selama masa tenang yang kini telah dimulai. Masa tenang adalah periode tanpa kegiatan kampanye, yang seharusnya dimanfaatkan oleh pasangan calon untuk beristirahat, namun bagi pengawas, masa tenang justru menjadi waktu yang sangat sibuk.

BACA :  Mengakar Budaya, Menjangkau Dunia: Cara SMAN 1 Sukasada Buka Pintu Beasiswa hingga ke China

“Pengawasan pada masa ini harus fokus pada pencegahan pelanggaran seperti kampanye di luar jadwal dan praktik politik uang,” tegas dia.

Selain itu, Carna juga menyoroti pentingnya koordinasi yang baik antar pengawas, terutama pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan bertugas di garis depan saat pemungutan suara.

“Pengawas TPS adalah garda terdepan kita. Mereka yang memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan dan menyampaikan keberatan jika ada hal-hal yang tidak sesuai di TPS,” jelasnya.

Carna menambahkan bahwa mulai malam itu, pihaknya akan melaksanakan patroli untuk memastikan seluruh proses Pilkada berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, yang turut hadir dalam apel tersebut, mengingatkan pentingnya keberanian dalam menindak segala bentuk pelanggaran.

“Integritas, komitmen, dan keberanian adalah hal yang sangat penting dalam menjalankan tugas pengawasan. Kita harus berani bertindak jika ada pelanggaran, dan itu hanya bisa dilakukan jika kita sudah memahami betul regulasi dan tahapan yang ada,” ucap dia.

BACA :  Kebakaran Gudang Kembang Api, Keluarkan Ledakan Silih Berganti, Bikin Kaget Warga

Ariyani juga menekankan pentingnya patroli yang harus dilakukan selama masa tenang untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.

“Komunikasikan dengan baik segala hal yang mencurigakan. Jika ada dinamika yang berpotensi merusak pelaksanaan Pilkada, segera laporkan dan lakukan koordinasi yang baik dengan pihak terkait,” tambahnya.

Apel Siaga ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan seluruh jajaran pengawas di Buleleng untuk memastikan jalannya Pilkada 2024 berjalan sesuai aturan dan bebas dari pelanggaran.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular