DENPASAR, balipuspanews.com – Terjadinya peristiwa blackout yang terjadi di Pulau Dewata beberapa waktu lalu membuat beberapa kerugian bagi sektor pariwisata dan juga bagi masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih atau Ajus Linggih dalam rapat kerja bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali berharap agar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan pertanggungjawabannya atas kejadian blackout yang terjadi
“Blackout ini mengakibatkan kerugian negara, kerugian yang dialami oleh masyarakat itu juga termasuk kerugian negara. Kerugiannya, yang pertama sektor pariwisata, terutama UMKM ini lebih terdampak daripada usaha-usaha yang menengah atas. Warung-warung kecil itu harus tutup, dan yang mempunyai genset hanya dimiliki oleh kalangan atas aja,” ujarnya.
Ia menekankan atas peristiwa yang dinilai karena merupakan kelalaian dari PLN ini tidak bisa selalu dengan minta maaf. Apalagi Ia menyebutnya banyak dampak-dampak yang terjadi.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini memaparkan kejadian tersebut terjadi pada awal bulan yang rata-rata masyarakat baru berbelanja bulanan, baik di pasar maupun supermarket. Akibatnya, banyak komoditas di kulkas yang basi, termasuk juga asi untuk bayi dalam freezer.
“Dampak lainnya lalu lintas mati, macet dimana-mana karena lampu lalu lintas mati. Apalagi saat itu h-1 hari raya Kuningan, masyarakat menyiapkan persiapan hari raya, mati berjam-jam, belum lagi penghobi ikan dan yang lain juga terdampak. Banyak dampak-dampak ekonomi yang dialami masyarakat yang merupakan hasil dari kelalaian PLN,” tuturnya.
Sementara itu Senior Manager Distribusi UID Bali, Putu Eka Astawa menyampaikan permohonan maaf sebasar-besarnya kepada masyarakat Bali akibat peristiwa blackout yang terjadi beberapa waktu lalu.
Ia menekankan peristiwa ini uni menjadi evaluasi kedepannya dan sudah mendapat atensi khusus.
“Pada saat kejadian blackout ini kami sudah melakukan pemantauan secara khusus pasca blackout yang terjadi. Tidak ada sabotase dari sisi hacker ini murni kejadian dari teknis. Kejadian blackout karena ada ketidak seimbangan beban,” jelasnya.
Eka menuturkan atas peristiwa tersebut akan diberikan kompensasi kepada masyarakat. Dimana bagi pelanggan pasca bayar akan diberikan kompensasi di tagihan, dan untuk pelanggan pra bayar dalam bentuk token.
Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan



