Program Seragam Gratis di Gianyar Dorong Ekonomi Lokal dan Ringankan Beban Orang Tua

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar memastikan program sekolah gratis yang dijalankan tahun ini benar-benar berpihak kepada masyarakat. Selain membebaskan biaya pendidikan bagi siswa SD dan SMP negeri, pemerintah juga memberikan kain seragam secara gratis berikut biaya jahit yang ditransfer langsung kepada peserta didik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan realisasi janji Bupati dan Wakil Bupati Gianyar untuk menghadirkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa di kabupaten tersebut.

“Sesuai janji Pak Bupati dan Pak Wakil, sekolah ini memang gratis melalui program beasiswa. Anak-anak yang masuk SD dan SMP juga mendapatkan pakaian gratis,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).

Ia menambahkan, keputusan untuk memberikan kain dan ongkos jahit alih-alih pakaian jadi merupakan hasil pertimbangan bersama antara Dinas Pendidikan dan Inspektorat. Langkah ini diambil agar tidak terjadi kesalahan ukuran seperti yang pernah dialami di daerah lain.

“Pernah di daerah Sulawesi ada kasus anak dapat rok yang tidak pas. Karena itu, waktu kami bahas dulu di Inspektorat, disepakati yang diberikan adalah kain, bukan pakaian jadi,” terangnya.

BACA :  Gubernur Bali Apresiasi Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Perubahan APBD 2026

Menurut Adi Widya Utama, pemberian kain juga dimaksudkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Pemerintah menyalurkan ongkos jahit sebesar Rp180.000 hingga Rp200.000 langsung ke rekening peserta didik baru. Dana tersebut digunakan untuk menjahit tiga setelan seragam di penjahit lokal.

“Kalau kita berikan baju langsung, di Bali tidak ada pabrik tekstil besar. Nanti yang menang tender bisa dari luar Bali, sehingga uangnya keluar. Pak Bupati ingin uangnya berputar di Gianyar,” jelasnya.

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan telah melakukan survei dan memastikan besaran ongkos jahit tersebut mencukupi untuk membuat tiga jenis pakaian: seragam nasional, pramuka, dan batik endek.

Terkait mekanisme pencairan, seluruh proses dilakukan melalui Bank BPD Bali. Namun, Adi Widya mengakui sempat terjadi keterlambatan karena jumlah siswa baru yang cukup besar, mencapai sekitar 7.000 orang untuk tingkat SD dan SMP.

“Kami imbau masyarakat agar menyiapkan rekening lebih awal bagi anak-anak yang akan masuk SD atau SMP negeri. Tahun ini bank agak kewalahan karena jumlahnya ribuan,” katanya.

BACA :  Purbaya Dicopot dari Menteri Keuangan, Digantikan Suahasil Nazara

Ia juga menyebut, kain seragam sudah mulai dibagikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar. Jenis kain yang diserahkan meliputi warna putih-merah untuk SD, putih-biru untuk SMP, seragam pramuka, dan batik endek. Desain seragam tersebut telah mendapat persetujuan pimpinan daerah agar seragam di seluruh sekolah tampil selaras.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sepatu untuk pakaian olahraga agar kebutuhan siswa benar-benar terpenuhi tanpa pungutan di sekolah.

Tak hanya untuk jenjang dasar dan menengah, Pemkab Gianyar juga melanjutkan program bantuan pendidikan tinggi bagi 1.000 mahasiswa pada tahun 2026. Bantuan tersebut meliputi uang kos sebesar Rp1 juta, uang saku Rp1,5 juta, biaya skripsi, hingga bantuan laptop senilai Rp15 juta per mahasiswa.

“Tahun ini masih tahap uji coba untuk 127 mahasiswa, dan 2 orang mengundurkan diri karena mendapat beasiswa dari pusat. Jadi, total ada 125 mahasiswa yang dibiayai penuh,” ujar Adi Widya.

Ia menegaskan, seluruh kebijakan ini bertujuan menghapus beban biaya pendidikan bagi masyarakat Gianyar dan menepis anggapan adanya pungutan sekolah.

BACA :  PUPR Badung Tertibkan Kabel Utilitas di Ruas Simpang Mengwi–Simpang Abiansemal

“Pendidikan gratis ini sudah menjadi wacana sejak lama, dan di Gianyar kini benar-benar terwujud. Dulu Pak Bupati juga sudah meluncurkan angkutan siswa gratis, sekarang seragam pun gratis. Orang tua tidak lagi terbebani biaya pendidikan anak,” pungkasnya.

Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular