Polantas Menyapa di Gianyar: Sinergi Jaga Nyepi Aman dan Mudik Nyaman di Bali

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Kepolisian Republik Indonesia melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) menggelar kegiatan Polantas Menyapa dengan tema “Nyepi Aman, Mudik Nyaman, Toleransi Terjaga, Bali Tetap Kondusif” di Balai Banjar Kebalian, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Jumat (6/3/2025) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, bersama jajaran kepolisian lalu lintas di wilayah Bali serta berbagai elemen masyarakat.

Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol Turmudi, S.I.K. dalam sambutannya menegaskan komitmen jajaran Polda Bali untuk memastikan pengamanan arus mudik Idulfitri yang berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi berjalan aman dan kondusif.

Menurut Turmudi, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami menghadirkan seluruh Kasatlantas jajaran Polda Bali sebagai bentuk komitmen melaksanakan pengamanan mudik dan Nyepi di wilayah hukum Polda Bali. Kami juga melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti Pecalang dari sembilan kabupaten, rekan-rekan dari PBNU Ansor dan Banser, serta pengemudi ojek daring dari berbagai operator,” ujarnya.

BACA :  Pasar Mentigi Nusa Penida Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung pada 2027

Ia menambahkan, Bali dikenal sebagai provinsi dengan tingkat toleransi antarumat beragama yang tinggi. Tahun ini, perayaan Nyepi umat Hindu beririsan dengan momentum mudik Lebaran umat Islam sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk saling menghormati.

“Kami mengajak seluruh masyarakat meningkatkan disiplin berlalu lintas serta menjaga toleransi dan saling menghormati antara tradisi Nyepi dan mudik Lebaran,” katanya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa Polri telah menyiapkan strategi khusus melalui Operasi Ketupat yang berdekatan dengan perayaan Nyepi di Bali.

Ia mengatakan koordinasi telah dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Bali, termasuk dengan Gubernur Bali I Wayan Koster, terkait pengaturan lalu lintas dan penyeberangan.

“Sudah ada regulasi yang mengatur jam penutupan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang maupun sebaliknya. Semua telah terkoordinasi dengan baik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan tradisi dengan aman,” kata Agus.

Ia menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan hanya operasi lalu lintas semata, tetapi juga upaya Polri menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat yang mudik, merayakan Nyepi, maupun Idul Fitri dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan kondusif,” ujarnya.

BACA :  Mazda Hadir di BCA Expo Bali 2026, Tawarkan SUV hingga Mobil Listrik

Agus juga mengapresiasi kesiapan seluruh pemangku kepentingan di Bali dalam menghadapi potensi kepadatan lalu lintas selama periode tersebut.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam tugas kepolisian lalu lintas. Menurutnya, Bali dapat menjadi contoh ketertiban berlalu lintas bagi daerah lain di Indonesia.

“Saya ingin menghadirkan wajah Polantas yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Bali adalah simbol Indonesia, sehingga ketertiban lalu lintas harus menjadi budaya bersama,” katanya.

Dalam upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas, Korlantas Polri juga berencana memperkuat pemanfaatan teknologi digital melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menangkap pelanggaran lalu lintas secara elektronik.

Ia menegaskan penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas terhadap pelanggaran tertentu seperti balap liar maupun pengendara yang berkendara dalam kondisi mabuk.

Agus turut menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sekitar 150 ribu kasus kecelakaan, dengan 26.572 korban meninggal dunia dalam satu tahun.

“Setiap hari sekitar 50 hingga 60 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menurunkan angka tersebut,” ujarnya.

BACA :  Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Tabanan Didorong Jadi Pusat Berkumpulnya Berbagai Komunitas

Kegiatan Polantas Menyapa juga dihadiri Manggala Utama Paiketan Pecalang Bali Brigjen Pol (Purn) Dewa Bagus Made Suharya bersama unsur masyarakat lainnya sebagai bentuk sinergi menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perayaan Nyepi dan arus mudik Lebaran.

Penulis : Ketut Catur
Editor  : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular