Jalur Rawan, Masyarakat Berharap Senderan Jalan Tamblingan-Gesing Segera Diperbaiki

- Advertisement -
- Advertisement -

Singaraja, balipuspanews.com – Senderan jalan Dusun Tamblingan,  Desa Munduk-Desa Gesing, Kecamatan Banjar longsor belasan meter. Masyarakat setempat berharap, kondisi yang sudah terjadi sebulan lebih ini segera mendapat perbaikan secepatnya dari pemerintah. 

Berdasarkan pantauan,  Selasa (2/5) pagi, panjang senderan yang longsor sekitar 15 meter dan tinggi sekitar 5 meter.  Material yang tergerus terlihat menumpuk di dasar jurang.  Praktis ruas jalan yang bisa dilintasi hanya satu ruas saja.

Salah seorang warga Tamblingan, Nengah Suama menerangkan longsor terjadi sudah sebulan lebih, bertepatan dengan hujan lebat. Luberan air dari kawasan perkebunan warga sangat deras, hingga saluran tak lagi mampu menampung, lalu jalan pun ikut tergerus.

Lanjut dia, kondisi jalan tersebut kemudian tentunya memunculkan kekhawatiran, khususnya bagi pengendara. Mereka merasa cemas jika nantinya akan terjadi longsor susulan.  

“Apa boleh buat, sementara ini biar aman dilintasi satu ruas saja,” jelasnya. 

Lalu lalang kendaraan di jalur ini cukup ramai. Bahkan jalur ini, kerap digunakan pengendara dari Desa Gesing bagian atas saat menuju Bedugul maupun Denpasar. Ia sangat berharap Pemkab Buleleng segera turun tangan melakukan perbaikan fasilitas umum tersebut.

BACA :  dr. Lula Kamal Tinjau Layanan JKN di RSUD Klungkung, Pastikan Peserta Tak Alami Kendala

“Apalagi lalu lalang kendaraan cukup ramai. Bukan hanya motor, namun juga mobil. Kalau bisa biar segera diperbaiki,” harapnya.

Sementara itu,  Perbekel Munduk, Nyoman Niryasa mengatakan bahwa tak berselang lama pasca kejadian, perbaikan longsor itu sudah diusulkan ke Pemkab Buleleng. Namun, belum mendapat respon.  

“Usulannya sudah disampaikan ke pemkab, namun sampai sekarang belum ada respon,” jelasnya. 

Masih kata Niryasa, longsor juga terjadi di sejumlah titik.  Hanya saja tidak terlalu parah.  Meskipun demikian,  itu tetap diharapkan bisa mendapat perbaikan guna mengantisipasi longsor semakin parah.

“Selain jalur ini, sebetulnya masih ada tiga titik lagi yang longsor. Namun, paling parah dan butuh penanganan segera jalur ini,” imbuhnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Buleleng,  I Ketut Suparta Wijaya mengaku akan secepatnha turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Secepatnya akan saya cek. Ya, hari ini,” singkatnya. 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular