JEMBRANA, balipuspanews.com– Keinginan NWS,68, untuk mengajak cucunya bermain di rumah tetangganya urung dilakukan. Lantaran tetangga didepan rumahnya yang didatangi ditemukan sudah menjadi mayat tergantung di ventilasi pintu kamar.
Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana menyampaikan peristiwa gantung diri itu terjadi pada Jumat (1/11/2023) sore. Korbannya adalah YG,14, anak baru gede (ABG) yang masih duduk di kelas lX SMP.
Awalnya NWS bersama cucunya bermaksud untuk datang bermain ke rumah korban yg berada di depan rumahnya di seberang jalan. Sampai dihalaman rumah NWS melihat pintu rumah korban dalam keadaan terbuka, kemudian dia memanggil-manggil korban tetapi tidak ada jawaban.
Kemudian NWS masuk ke dalam rumah, dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di ventilasi pintu kamar dengan menggunakan selendang warna orange.
Melihat kejadian itu NWS terkejut kemudian berteriak minta tolong dan kemudian mencari NKA ,46 untuk memberitahukan peristiwa tersebut.
Kemudian NKA datang untuk melihat kejadian tersebut.
“Beberapa warga juga berdatangan dan korban diturunkan. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Melaya,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan Dokter Puskesmas Melaya dan Inafis Polres Jembrana tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban sempat dimarah oleh ibunya karena tidak mau diajak sembahyang.
“Dari peristiwa tersebut pihak keluarga korban tidak menginginkan untuk dilakukan autopsi serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ungkapnya.
Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan



