Senin, Juni 17, 2024
BerandaBulelengAbrasi Buat Rusak Rumah di Lovina, TNI Langsung Terjun Membantu Tanggul

Abrasi Buat Rusak Rumah di Lovina, TNI Langsung Terjun Membantu Tanggul

BULELENG, balipuspanews.com – Cuaca buruk yang terjadi pada Rabu (8/12/2021) pagi membuat dua rumah warga rusak akibat gelombang tinggi sehingga terjadi abrasi. Hal itu mendapat perhatian langsung dari Jajaran Koramil 1609-01/Buleleng yang terjun langsung, pada Kamis (9/12/2021), untuk membantu pembuatan tanggul sementara agar dua rumah itu lebih aman.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya, kawasan pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Buleleng, mengalami abrasi akibat hantaman ombak besar beberapa hari belakangan ini, membuat dua rumah warga yang berada persis di pesisir pantai desa Kalibukbuk kini mengalami kerusakan.

Dua rumah yang rusak akibat terjangan ombak besat adalah milik Gusti Ayu Putu Susiantini,33, dan Putu Tirta,60, warga di Banjar Dinas Kalibukbuk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, untuk itu Pemerintah Desa Kalibukbuk, pun berencana merelokasi para korban yang rumahnya rusak akibat dihantam ombak.

Sebab, lahan yang ditempati kedua keluarga itu adalah lahan milik desa adat setempat. Bahkan pemerintah Desa Kalibukbuk telah melakukan koordinasi dengan Dinas PUTR Buleleng untuk pembuatan tanggul, agar abrasi tidak semakin parah karena gelombang tinggi hampir setiap tahunnya terjadi.

BACA :  Dalam Waktu Dekat Polresta Beberkan Tersangka Kebakaran Gudang Gas Jalan Cargo

Kegiatan membantu masyarakat membuat tanggul pengaman rumah tersebut dibuat oleh masyarakat dibantu anggota TNI dengan panjang 10 meter dan tinggi sekitar 3 meter dipimpin langsung oleh Danrami 1609-01/Buleleng, Kapten Inf Wayan Nada.

Seijin Dandim 1609/Buleleng, Danramil 1609-01/Buleleng, Kapten Inf Wayan Nada mengatakan, ini merupakan kegiatan kemanusian dalam rangka membantu warga yang terdampak abrasi. Selain itu, kegiatan ini untuk bisa mencegah kerugian masyarakat akibat adanya bencana tersebut.

“Kami dari TNI AD senantiasa telah berkomitmen dan selalu berupaya untuk dapat membantu kesulitan masyarakat dalam situasi dan kondisi bagaimanapun. Sekarang kami membantu masyarakat dalam pembuatan tanggul untuk dapat mengantisipasi terjadi gelombang besar,” ungkapnya.

Mengingat sekarang kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat juga diimbau agar selalu waspada untuk mengantisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana, terutama warga yang tinggal di pesisir pantai. Hadir dalam pengerjaan tanggul itu, Perbekel Desa Kalibukbuk, Ketut Suka, Kelian Desa Adat Kalibukbuk, Jro Mangku Gede Subrata dan masyarakat sekitar.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

BACA :  WHDI Kota Denpasar Kembali Gelar Pelatihan Banten Otonan Tumpeng Pitu
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular