konfrensipers soal kesulitan air bersih di Kabupaten Karangasem
konfrensipers soal kesulitan air bersih di Kabupaten Karangasem
sewa motor matic murah dibali

KARANGASEM, balipuspanews.com – Kolaborasi Dinas Sosial Karangasem, Aksi Cepat Tanggap (ACT), PMI, BPBD Karangasem menggelar konfrensipers soal kesulitan air bersih di Kabupaten Karangasem.

Kegiatan berlangsung sing ini, Kamis (22/08/2019) dikantor BPBD Karangasem yang dihadiri oleh Kepala ACT Bali Nyoman Arif Marsudi, Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, Dandim 1623/Karangasem, Let. Inf. Bima Santosa, Kabag Ops Polres Karangasem, Kompol Gede Wali, Kepala Pos SAR Karangasem, Ngurah Eka serta dari pihak PMI dan Dinas Sosial Kabupaten Karangasem.

Dalam kesempatan tersebut, Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa menjelaskan pentingnya kordinasi antar lembaga dalam memberikan bantuan suplai air bersih sehingga bantuan yang diberikan menjadi tepat guna dan tepat sasaran yang tentunya juga untuk meminimlisir terjadinya permasalahan baru dilapangan.

Dirinya menjelaskan upaya sinergi ini sangat penting untuk dilakukan, apabila ada yang membutuhkn bantun air bersih agar berkordinasi dengan Kepala Wilayah atau Kepala Desa setempat yang kemudian bisa dilanjutkan ke Dinsos oleh Kepala Desa.

Setelah disampaikan ke Dinas Sosial, nantinya pihak Dinsos akan meneruskan kekami untuk mengeluarkan air begitu juga dengan relawan yang ingin menyalurkan bantuan air bersih agar tetap berkordinasi dengan pihak terkait.

“Kita tidak ingin menyerahkan air tanpa sepengetahuan Kepala Desa atau Kepala Dusun, ini bertujuan agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran dan tepat guna,” kata Arimbawa.

Sejauh ini, yang diutamakan penghunaan bantuan pasokan air bersih adalah untuk MCK dan memasak. Penempatannya pun tidan sembarangan hanya dicubang cubang umum, atau dicubang cubang kelompok warga asalkan disepakati bersama penggunaannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dandim 1623/Karangasem Let.Inf Bima Sentosa, jika bersifat kemanusiaan, bantua sekecil apapun tentunya sangat berarti. Hanya saja, jangan sampai bantuan justru membuat resah namun alangkah lebih baik agar bantuam tersebut menjadi tepat sasaran dan tepat guna sehingga kordinasi sangat diperlukan dalam hal ini.

Sementara itu, Kepala ACT Bali, Nyoman Arif Marsudi mengatakan, kegaiatan ini merupalan bentuk respon ACT sebagai lembaga kemanusian berkordinasi dengan Pemerintah.

Menurutnya, ditahun ini merupalan musim kemarau terpanjang yang teejadi, kondisi ini berdampak luar biasa khususnya dibidang pertanian dan secara tidak langsung berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Untuk itu, ACT sendirj hari ini akan mendiatribusilan bantuan air bersih sebanyak 6 tangki dari 15 tangki yang dialokasikan. Keenam tangki inj akan didistribusikan keempat titik, tiga tanggki untuk tiga titik di Desa Bhuanagiri, Bebandem dan khusus 3 tangki akan didistribusilam untuk Desa Datah yaitu diwilayah Kedampal.

“Tiga tangki yang didistribusikan kewilayah Kedampal ini untuk kebutuhan air warga selama tiga pekan,” kata Nyoman Arif. (Rls/bpn/tim)