Adakan Paruman Tertutup, Kelian Adat : Besok Dikeluarkan Hasilnya

Kelian Desa Adat Sumberklampok, Jro Putu Artana ditemui usai Paruman di Pura Desa Sumberklampok
Kelian Desa Adat Sumberklampok, Jro Putu Artana ditemui usai Paruman di Pura Desa Sumberklampok

BULELENG, balipuspanews.com – Krama (masyarakat) Desa Adat Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak akhirnya mengadakan paruman (rapat) secara tertutup bertempat di Pura Desa Sumberklampok, Jumat (24/3/2023).

Paruman dilaksanakan setelah kejadian pembukaan paksa tali portal yang menuju Pantai Segara Rupek yang terjadi Rabu (22/3/2023) sekitar pukul 10.00 WITA saat umat Hindu melangsungkan Catur Brata Penyepian.

Kelian Desa Adat Sumberklampok, Jro Putu Artana menyampaikan, bahwa hasil dari paruman yang berlangsung dari pukul 20.00 WITA sampai sekitar pukul 22.30 WITA di Wantilan Pura Desa Sumberklampok telah menghasilkan sebuah keputusan. Akan tetapi pihaknya masih enggan membeberkan apa hasil keputusan dari paruman yang dilakukan bersama Krama.

“Berkaitan dengan hasil paruman sudah jelas ada, keputusan sudah ada tapi waktu untuk mengeluarkan keputusan paruman itu besok (Sabtu),” katanya.

Baca Juga :  DKPP Buleleng Tambah Cadangan Beras

Disinggung apakah akan berlanjut ke proses hukum, Jro Artana mengakui bahwa warga menginginkan dilanjutkan ke proses hukum positif. Semua itu atas pertimbangan bahwa yang melakukan tindakan tersebut adalah oknum bukan orang banyak. Selain itu pihaknya mengaku masih sedang merevisi awig-awig (aturan adat) terkait Krama Tamiu (pendatang)

“Kami sedang merevisi awig-awig. Kami tidak menyebut itu (penistaan). Kami serahkan ke pihak berwajib masalah itu,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor    : Oka Suryawan