Foto: Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si.
Foto: Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si.

DENPASAR TIMUR, balipuspanews.com- Lembaga Pendidikan Tinggi merupakan salah pelopor dalammengimplementasikan era revolusi industri 4.0. Sebab, kampus yang merupakan tempat mencetak lulusan SDM berkualitas harus berusaha keras dan menjadi garda terdepan untuk melaksanakannya.

Apalagi saat ini persaingan sudah mengglobal. Sehingga, hasil lulusan SDM harus disesuaikan dengan perkembangan zaman.

sewa motor matic murah dibali

Kendati demikian, dalam palaksanakannya juga harus disesuaikan dengan kemampuan SDM dan sarana prasarana dari lembaga pendidikan tinggi bersangkutan. Sehingga, pelaksanaannya berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan pemerintah.

“Kita tidak bisa menghindar dari pengaruh zaman akibat dari era revolusi industri 4.0, sehingga kita di kampus harus mampu mengimplementasikannya dan menyiapkan diri untuk menghadapinya,” kata Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar, Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si., Senin (20/5).

Dikatakan Tanaya, untuk menjawab tantangan, bahwa tahun 2019 ini UNR Denpasar akan mulai mengembangkan Program Studi (Prodi) Bisnis Digital melalui Fakultas Ekonomi UNR Denpasar. Prodi Bisnis Digital ini dirasakan memiliki keunggulan yang sangat luar biasa yang sudah disesuaikan sesuai perkembangan zaman di era revolusi industri 4.0 yang serba digital.

Apalagi, UNR Denpasar telah didukung dengan teknologi informasi yang memadai.

“Untuk mencapai itu kami sudah meningkatkan kecepatan internet kita yang mula dengan Bandwith 20 Mbpps menjadi bandwith 100 Mbpps. Bahkan kami sudah bekerjasama dengan Google dan kami akan diberikan 10 sampai 15 google stasion,” jelasnya.

Dalam mengimplementasikan era revolusi industri 4.0, pihaknya telah menyesuaikannya dan memasukkan sistem teknologi informasi berbasis digital dalam perencanaan, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Sehingga, mahasiswa dapat memahaminya dan mendapatkan pengetahuan-pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Apalagi, salah satu ciri negara maju adalah seberapa jauh negara tersebut mengimplementasikan teknologi informasi.

“Pemahaman akan era revolusi industri 4.0 merupakan modal utama dalam peningkatan teknologi informasi. Kalau kita tidak siap dengan itu, maka kita siap-siap ketinggalan dan dilindas oleh perkembangan zaman. Dan kami di UNR tidak mau hal itu terjadi,” pungkasnya. (Bud/bpn/tim).

0

Tinggalkan Komentar...