Dua sepeda motor diamankan setelah lakalantas di depan SPBU Ababi Karangasem
Dua sepeda motor diamankan setelah lakalantas di depan SPBU Ababi Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com –
Warga banjar dinas Ababi, Abang, Karangasem, Rabu (15/1/2020) malam mendadak riuh. Mereka dikejutkan lakalantas adu jangkrik dua sepeda motor di depan SPBU desa Ababi.

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 23.00 Wita itu mengakibatkan dua pengendara motor masing – masing
Kadek Gunawan,17, asal Datah, Abang, Karangasem dan Gede Angga Juliantara,16, asal Ababi, Abang, Karangasem dirujuk ke RSUP Sanglah
untuk diberikan pertolongan.

Informasi yang dikumpulkan dilapangan menyebutkan, kecelakaan bermula saat Kadek Gunawan melaju dari arah barat (Amlapura) mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna putih biru DK 7352 SS bersama boncengannya Kadek Candra Aditya,18.

Memasuki TKP, sepeda motor yang dikendarai Gunawan mengambil haluan agak ke kanan. Naasnya, dari arah berlawanan muncul Gede Angga Juliantara mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam DK 4171 SO. Blar! Benturan keras tak terhindarkan. Warga di dekat lokasi yang mendengar suara tabrakan langsung keluar untuk memberikan pertolongan sebelum akhirnya polisi datang dan melakukan penanganan.

Akibat kecalakan tersebut, Kadek Gunawan mengalami sejumlah luka seperti bengkak pada tangan kiri, mengeluarkan darah dari hidung serta kesadaran menurun. Sedangkan Gede Angga Juliantara mengalami luka lebam pada wajah, luka bengkak pada lengan sebelah kiri, keluar darah dari hidung dan kesadarannya juga menurun.

Keduanya sempat mendapat perawatan di RSUD Karangasem, namun karena kondisinya mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut keduanya akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Sementara Kadek Candra Aditya hanya mengalami luka lecet pada bagian siku tangan kiri, lecet pada lutut kiri dalam kondisi sadar dan mendapat perawatan di RSUD Karangasem.

Peristiwa kecelakaan ini dibenarkan oleh Unit Laka Satlantas Polres Karangasem, IPDA. I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi.

” Ya benar, sementara diduga karen ada unsur kelalaian sehingga kecelakaan terjadi, saat ini seluruh korbab sedang dalam perawatan,” ujarnya.(igs/tim/bpn)