Foto: istimewa
Foto: istimewa

CIMAHI, balipuspanews.com – Setiap negara termasuk Indonesia sekarang ini berusaha melakukan segala upaya melawan pandemi virus corona atau covid-19.

Di Indonesia, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di gedung BNPB menyampaikan jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) bertambah menjadi 893 orang pada Kamis (26/3). Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 78 orang, dengan jumlah yang sembuh 35 orang.

Untuk mengatasi pandemi virus corona perlu kerjasama semua pihak dan menjadi urusan bersama karena pemerintah tidak mungkin bisa mengatasinya sendiri melainkan perlu dukungan dari berbagai pihak. Hal ini direspon oleh seorang Ahli Epidemiologi Populasi Prof.DR.dr. KH. Salamun Sastra untuk bergerak cepat melaksanakan strategi militer untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di wilayah Cimahi, Jawa Barat.

“Cimahi telah saya targetkan sebagai titik untuk memulai upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Jawa Barat,” kata dr. Salamun dalam keterangannya, Kamis (26/3).

“Saya bersama tim terjun langsung ke jalanan melakukan edukasi pencegahan penyebaran virus corona, social distancing, physical distancing, pemeriksaan suhu badan masyarakat termasuk para ojek online yang memiliki resiko tertular virus corona,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, dr. Salamun Sastra yang juga alumni Boedoet 61 menyerahkan bantuan ke Posko Tanggap Darurat Virus Corona Covid-19 Kota Cimahi berupa dua set lengkap perangkat cuci tangan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona berbasis masyarakat sekaligus sumbangan dari alumni Boedoet 93 diterima oleh Dinkes Pemkot Cimahi beserta Pimpinan Puskesmas Kota Cimahi.

“Kami masih membutuhkan bantuan 10 set lengkap perangkat cuci tangan untuk dibagikan ke 10 Puskesmas lagi disini, bantuan bisa melalui Alumni Boedoet 93 yang diketuai oleh Marshal (081919960088) atau bisa langsung ke Posko Tanggap Darurat Virus Corona Covid-19 Kota Cimahi,” tutur dr. Salamun.

dr. Salamun Sastra menambahkan Kota Cimahi adalah satu kota yang unik, dengan 600 ribu penduduk, luas 42 km2, dilalui oleh jalan raya yang amat sibuk, terdiri atas 3 kecamatan dan 15 Kelurahan dengan rangkaian jalan yang menjadi urat nadi kehidupan kota. Pada 16 Maret 2020 masih aman dari segala hal yang menjadi dampak infeksi Covid-19, namun dikelilingi oleh Kotamadya Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang sudah masuk zona merah. Karena itu diajukan konsep upaya memutus rantai penularan Covid-19 Berbasis Masyarakat, Aman. Manfaat dan Cost Effective pendekatanya adalah Medical Military Intelligence.

Ahli Epidemiologi Populasi Prof.DR.dr. KH. Salamun Sastra memiliki latar belakang Pendidikan Militer, Sekolah Perwira Militer ABRI III/70, Sekolah Perwira POLRI, Sekolah Lanjutan Perwira Kesehatan Militer USA. (Ivan/BPN/Tim).