Selasa, April 16, 2024
BerandaJembranaAir Kembali Surut, Aktivitas di Dermaga LCM Lumpuh

Air Kembali Surut, Aktivitas di Dermaga LCM Lumpuh

JEMBRANA, balipuspanews.com– Siklus pasang surut air laut yang terjadi di Selat Bali kembali mengganggu penyeberangan. Pada Kamis (6/7/2023) akibat air surut, aktivitas bongkar muat kapal di dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk lumpuh.

Air laut mulai surut saat memasuki malam. Semakin lama air laut semakin turun dan kapal-kapal yang bongkar muat di dermaga LCM mulai kesulitan sandar.

Puncaknya terjadi pada pukul 19.25 Wita dimana air benar-benar surut. Akibatnya kapal benar-benar tidak bisa sandar karena raam door (pintu) kapal tidak bisa mendarat di dermaga.

Sementara kapal yang sedang melakukan bongkar muat juga akhirnya kandas di dermaga. Akibat aktivitas di dermaga LCM lumpuh maka antrean kendaraan semakin memanjang.

Agar antrean yang sudah sampai sekitar 2 kilometer dari pelabuhan tidak semakin panjang, kendaraan kecil masuk ke jalan perkampungan.

Namun ada juga oknum yang mengarahkan bus melintasi jalan perkampungan sehingga situasi semakin krodit dan warga lokal kesulitan melintas.

Meski menjelang tengah malam air sudah mulai pasang dan kapal bisa bongkar muat, namun antrean tetap berlanjut sampai pagi. Hingga Jumat (7/7/2023) pukul 09.00 wita antrean kendaraan di jalur utama masih satu kilometer dan juga di jalan perkampungan.

BACA :  Mengenal Produk Wine Asli Buleleng Yang Menyehatkan

“Seputaran dermaga LCM Gilimanuk, pukul 19.26 Wita mengalami top surut 0,4 yang mengakibatkan kapal-kapal kandas dan susah sandar,”ujar Koorsatpel BPTD pelabuhan Gilimanuk I Nyoman Agus Sugiarta saat dikonfirmasi.

Siklus pasang surut ini memang mengganggu pelayanan penyeberangan apalagi disaat terjadi peningkatan penguna jasa pada libur Idul Adha.

“Sehingga mengakibatkan penumpukan kendaraan,”jelasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular