Akhir Desember, Tiga Kamera ETLE di Badung Selesai dan Siap Beroperasi

Ilustrasi ETLE. (Sumber : indotren.com)
Ilustrasi ETLE. (Sumber : indotren.com)

MENGWI, balipuspanews.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Bali telah memasang 8 titik kamera Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE), salah satunya di wilayah Buagan, Denpasar Barat.

Kamera ETLE ini terpasang untuk menindak tegas para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran diantaranya, menerobos lampu merah, melanggar rambu-rambu lalu lintas, dan tidak menggunakan helm.

Penegakkan hukum secara elektronik ini juga sedang dicanangkan oleh Polres Badung. Namun penindakan ini belum sepenuhnya bisa terlaksana. Hal itu disebabkan 3 tiang kamera ETLE yang akan di pasang di sepanjang jalur utama Denpasar-Gilimanuk, masih tahap pembangunan.

Sejalan dengan itu, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Badung juga gencar melakukan sosialisasi dengan menggunakan “ETLE Mobile Handheld” atau kamera di tangan.

Hal itu disampaikan Kasatlantas Polres Badung Iptu Ni Putu Meipin Ekayanti SH saat dikonfirmasi melalui via telpon, pada Minggu (27/11/2022). Diterangkannya, penerapan ETLE di wilayah hukum Polres Badung masih tahap sosialisasi karena tiang kamera sedang dibangun.

Sementara ini pihaknya tengah menggencarkan sosialisasi dengan menggunakan “ETLE Mobile Handheld” yang bertujuan untuk mendata setiap ada pelanggaran.

“Jadi, kita anggota di Polres Badung itu hanya mengcapture-capture pelanggaran. Nanti langsung masuk ke aplikasinya, itu HP bukan sembarangan itu “ETLE Mobile Handheld” digunakan melalui tangan,” ujarnya.

Iptu Meipin kembali menjelaskan, data-data itu nantinya akan masuk ke sistem dan selanjutnya akan diverifikasi oleh personil Ditlantas Polda Bali, apakah nomor kendaraanya sudah cocok, dan sebagainya.

“Kamera kita belum seperti yang di Buagan, Denpasar itu. Kamera di wilayah hukum Polres Badung masih tahap pembangunan,” ungkapnya.

Diterangkannya, sejauh ini ada 3 titik (tiang) yang sedang dalam tahap pembangunan. Ke tiga titik itu semuanya terpasang di daerah jalur utama Denpasar-Gilimanuk. Diharapkan, setelah sosialisasi disertai pembangunan tiang ini sudah selesai barulah bisa melakukan penindakan.

“Setelah sosialisasi dan pembangunan tiang sudah selesai, barulah kita bisa menindak. Sementara ini kita mobile saja dulu,” tuturnya.

Dalam hal ini, kata Iptu Meipin, anggota yang bekerja di lapangan sifatnya sebatas patroli. Bila menemukan ada ketidak cocokan pada kendaraan, anggota akan melakukan teguran simpatik.

“Sementara kita hanya melakukan teguran simpatik saja dulu. Nanti kalau ada kendaraan yang tidak cocok, sifatnya hanya teguran,” sebutnya.

Ditanya sampai kapan tiang kamera ETLE akan selesai dibangun ? Iptu Meipin mengatakan masih dikoordinasikan ke pihak terkait. Namun dari informasi yang diperoleh kurang lebih sebulan pemasangan tiang selesai.

“Untuk tiang ETLE masih dalam penggalian dan akhir Desember baru sudah bisa dipasang,” tegasnya mengakhiri.

Penulis : Kontributor Denpasar
Editor : Oka Suryawan