Akibat Gempa Beberapa Kerusakan Terjadi di Desa Tembok

Salah satu tembok dapur dan pelinggih warga di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang terkena imbas dari gempa yang berpusat di Kabupaten Karangasem
Salah satu tembok dapur dan pelinggih warga di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang terkena imbas dari gempa yang berpusat di Kabupaten Karangasem

BULELENG, balipuspanews.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,8 berpusat di Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (16/10/2021) sekitar pukul 03.18 WIB, ternyata berimbas juga hingga perbatasan Kabupaten Karangasem dan Buleleng tepatnya di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng.

Hal itu diketahui setelah adanya pemantauan yang diadakan Tim Respon Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng beberapa jam usai terjadinya gempa.

BACA JUGA: Bangunan Roboh Diguncang Gempa, Balita asal Desa Ban, Karangasem Meninggal

Dari data BPBD dampak yang terjadi di Desa Tembok diantaranya ada di Banjar Dinas Sembung antara lain satu Pelinggih Penunggu Karang, Pelinggih Rong Tiga, dan dinding bangunan rumah retak milik warga atas nama I Nyoman Kola.

Baca Juga :  Update Gempa Cianjur: 3 Jenazah Ditemukan, Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 321 Orang

Tembok dapur bagian atas runtuh ukuran 3 x 3 meter milik Ketut Nirta. Candi Merajan Pura Dadya Bendesa Manik Mas milik I Nym Sukarta, dan di Banjar Dinas Dadap Tebel ada Dapur bagian atas runtuh ukuran 3×2 meter milik I Wayan Seribek.

“Sejauh ini baru Desa Tembok saja yang terdampak dari gempa dini hari tadi, tapi kami masih terus melakukan pantauan,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi saat dikonfirmasi, Minggu (16/10/2021) petang.

BACA JUGA: Gempa Karangasem Tewaskan Dua Warga Trunyan, Kintamani

Lebih lanjut pihaknya mengungkapkan bahwa akan sesegera mungkin melakukan assessment terkait kejadian itu. Namun sebagai penanggulangan awal atau sementara saat ini pihaknya menghimbau melalui para camat agar diteruskan kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada.

Baca Juga :  Diduga Hina Presiden Jokowi di Medsos, Seorang Pria Gelandangan Dibekuk

“Besok (Minggu) kita akan lakukan assessment ke lokasi, untuk sementara kita menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak panik,” imbuhnya.

Untuk diketahui informasi terbaru yang dirilis BNPB yakni Gempa bumi dengan magnitudo 4.8 yang mengguncang Bali tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan tetapi juga mengakibatkan 3 orang meninggal dunia serta 7 lainnya mengalami luka berat.

Selain itu, gempa bumi yang berpusat di 8.32 LS dan 115.45 BT pada kedalaman 10 kilometer tersebut juga memicu terjadinya longsoran (landslide) dan reruntuhan batu (rockfall) di wilayah Kabupaten Bangli.

Menurut analisa dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) Wilayah III Denpasar, fenomena gempa bumi Bali M 4,8 itu terjadi akibat aktifitas sesar lokal dan termasuk dalam kategori gempa bumi dangkal. Kemudian Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar juga mencatat hingga pukul 16.42 WITA, terjadi gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak dua kali dengan magnitudo 3,8 dan 2,7 yang dirasakan di Karangasem.

Baca Juga :  Akhir Desember, Tiga Kamera ETLE di Badung Selesai dan Siap Beroperasi

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan