Bupati Artha hadir pada Wisuda AKN.
Bupati Artha hadir pada Wisuda AKN.

NEGARA, balipuspanews.com- Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jembrana hingga kini sudah berhasil meluluskan lebih dari seribu mahasiswanya. Keberhasilan itu membuat Pemkab Jembrana semakin bersemangat untuk melanjutkan dan mengembangkan AKN itu.

Bupati Jembrana I Putu Artha pada wisuda V 166 mahasiswa Program studi di luar domisili (PDD) politeknik negeri bali rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jembrana di gedung kesenian Bung Karno, Jumat (11/10) menyampaikan Pemkab Jembrana berkomitmen untuk memperhatikan dan mengembangkan AKN Jembrana demi menjaga kualitas pendidikan tinggi vokasi yang berbasis iptek, inovasi dan berdaya saing nasional di Jembrana.

Sehingga Jembrana mampu menghasilkan lulusan profesional dan kompeten di bidangnya.

“Semangat kita untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi putra-putri daerah ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya pemerintah provinsi Bali. Kita komitmen agar kampus ini nanti harus berlanjut dan berkembang,” ungkapnya.

Direktur Politeknik Negeri Bali I Nyoman Abdi, mengatakan keberlangsungan AKN sangat bergantung dukungan pemerintah daerah. “Kita sudah komitmen agar PDD di Jembrana akan tetap berlanjut” ujarnya.

Abdi berharap wisudawan dan wisudawati di  dalam dunia kerja nantinya tetap menjaga nama baik almamater dengan menonjolkan green etict yang ditanamkan selama mngenyam pendidikan di PDD Poltek bali.

“Green etict adalah poin yang kita utamakan, lulusan PDD poltek bali harus memiliki etika yg baik, disiplin, Jujur, ramah dan sopan,”ujarnya.

Koordinator Politeknik Negeri Bali studi di luar domisili rintisan AKN Jembrana  I Gde Gunadnya, menyampaikan 85 persen dari total 1.051 wisudawan AKN sejak dirintis 2014 lalu, sudah terserap dunia industri atau sudah bekerja.

Prestasi ini di capai berkat kerja keras dan perjuangan dan kerjasama para koordinator AKN jembrana dengan pemerintah daerah, universitas, dan dunia industri.

“Bahkan dari 166 yang diwisuda tahun ini, 26 orang sudah diterima bekerja kontrak sejak mereka praktek kerja lapangan,” ujarnya. (nm/bpn/tim)