Luh Murniati (duduk baju merah) tertunduk lesu, bahkan kondisinya terlihat sangat syok. 
sewa motor matic murah dibali

SAWAN, balipuspanews.com — Aksi pencurian terjadi di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Rumah pasangan suami istri (Pasutri) Ketut Sumanasa (32) dan Luh Murniati (35) jadi korban pencurian. Rumah minimalis di Banjar Dangin Yeh berada di kawasan pemukiman sepi penduduk disantroni maling, Senin (2/12) pagi.

Pelaku berhasil menggasak uang Rp 30 juta yang disimpan di dalam almari plastik. Tak hanya itu, pelaku saat ini masih misterius juga melarikan sejumlah barang berharga berupa handphone (HP) merk Vivo dan perhiasan emas nilainya ditaksir lebih dari Rp 13 juta.

Luh Murniati saat ditemui nampak tertunduk lesu. Kondisinya pun terlihat masih syok.

Korban Murniati menuturkan, aksi pencurian diketahui pertama kali sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, ia meninggalkan rumah sekitar pukul 08.30 WITA, menjemput anak nomor dua bernama Kadek Ranisari (6) masih duduk di kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 5 di Giri Emas.

Saat tiba di rumah, Murniati sontak kaget ketika melihat pintu dapur di bagian belakang rumah sudah dalam kondisi terbuka. Penasaran, korban Murniati bergegas masuk mengecek kamar. Tubuhnya pun langsung gemetaran melihat kamar tidur dalam keadaan acak-acakan.

“Saat masuk kamar, semua pakaian berserakan di lantai. Tangan tak terasa langsung gemetaran saat melihat HP semula di cas dan dompet diatas meja lenyap. Lalu, saya cek lagi di dalam almari, ternyata uang tunai Rp 30 juta rencananya akan ditabung ke bank ikut raib,” ungkap Murniati, Senin (2/12) malam.

Pelaku pencurian, sebut Murniati, sempat minum air dalam botol di kulkas terletak di dapur.

“Air putih dalam botol semula ditaruh didalam kulkas pindah tempat di meja,” imbuhnya.

Selain uang tunai, maling juga menggasak sejumlah perhiasan emas.

“Dua gelang seharga Rp 5 juta milik anak-anak, empat kalung emas, anting juga mainan seharga Rp 8 juta ikut lenyap, belum lagi uang dalam celengan anak-anak. Rumah memang dalam keadaan kosong karena suami berangkat ke Karangasem,” terangnya.

Usai kejadian, korban Murniati sempat bertanya kepada sejumlah keluarganya, apakah ada kerabat yang sempat singgah ke rumahnya. Namun, semua menjawab tidak ada yang tahu.

Selanjutnya, Murniati bergegas menghubungi suami dan orangtuanya sebelum kejadian dilaporkan ke Mapolsek Sawan.

Sementara, tetangga korban bernama Komang Yasa (24) dan istri Ketut Sukrasning (25) mengaku tak mengetahui aksi pencurian labtaran saat kejadian mereka sedang pergi ke rumah asal di desa Sinabun, Kecamatan Sawan.

Terpisah, seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sawan Iptu Gusti Alit Murdiasa saat dikonfirmasi membenarkan aksi pencurian menimbulkan kerugian puluhan juta tersebut.

“Saat ini, kejadian masih didalami anggota Polsek Sawan,” singkat Kapolsek Murdiasa melalui telepon seluler, Senin (2/12) malam.

Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di lingkungan rumah masing-masing.