Kasus pencurian HP
Kasus pencurian HP

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Aksi pencurian rupanya kini tidak pandang bulu, diinstitusi pendidikan seperti di SMPN 2 Semarapura juga terjadi kasus pencurian HP. Kasus pencurian HP yang dilaporkan orang tua korban pada Minggu (6/10)  pada Polisi dengan pelaporan pengaduan terkait pencurian HP yang terjadi pada hari Sabtu (5/10/2019) pada pukul 14.00 wita yang terjadi di halaman SMPN 2 Semarapura Klungkung.

Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta membenarkan adanya laporan siswa kehilangan HP yang dilaporkan pelapor  I Wayan Suparta (41) pekerjaan tukang, alamat Jl. Ahmad Yani Semarapura Kaja Kec/Kab. Klungkung. Adapun saksi siswa  yang mengetahui kehilangan HP tersebut Desya,(15) pelajar putri, alamat Jl. Puputan Semarapura Klungkung.

Adapun awal mula kejadian sesuai laporan disebutkan pada hari sabtu tanggal 05 Oktober 2019 pukul 14.00 wita, anak pelapor ketika saat mengikuti latihan pramuka di halaman sekolah SMPN 2 Semarapura, Klungkung, menaruh tas yang berisikan HP merk Iphone 6 warna Gray di bawah pohon sawo yang ada disekolah tersebut.

Selesai mengikuti latihan ternyata HP Iphone milik anaknya yang ditaruh dalam tas sudah tidak ada, dengan No HP. 085738312973 dan IMEI 359233068943566. Selanjutnya anak pelapor mencari tasnya di halaman sekolah  dan ternyata tasnya ditemukan di depan kelas VII E dengan barang Iphone sudah hilang. Selanjutnya anak pelapor menginformasikannya ke pihak Guru dan dilaporkan ke Polsek Klungkung guna penanganan lebih lanjut. Kerugian  yang dialami korban sebesar Rp. 2.000.000 ( Dua juta rupiah).

Kepala Sekolah Ida Bagus Astawa ketika dihubungi via HP walaupun ada nada sambung namun tidak diangkat yang bersangkutan, sehingga peran Kepala Sekolah dalam menangani persoalan kehilangan siswa disekolahnya tidak mendapatkan penjelasan darinya. Hal yang sama ketika dihubungi Kabid Dikdas Ketut Suastana dihubungi hanya mengakui mengetahui adanya kasus kehilangan HP yang terjadi di SMPN 2 Semarapura melalui  atasannya Kadisdik.

“Saya memang mendengar adanya kasus pencurian HP, namun saya belum sempat datang kesekolah tersebut,” ujar Suastana enteng. (Roni/bpn/tim)