Aksi Pengerusakan Mesin ATM, Kombes Rahardjo: Kami Tidak Beri Ruang Gerak Bagi Pelaku Kejahatan

TKP mesin ATM yang mengalami pengerusakan
TKP mesin ATM yang mengalami pengerusakan

DENPASAR, balipuspanews.com – Maraknya aksi pengerusakan dan pencongkelan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Uluwatu dan Denpasar Timur menjadi atensi khusus jajaran Polda Bali dan Polresta Denpasar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna menangkap pelakunya.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, pihaknya sudah mulai bekerja untuk menyelidiki kasus pengerusakan dan pencongkelan mesin ATM di dua lokasi tersebut. Pihak Ditreskrimum Polda Bali ikut membackup kasus tersebut.

“Anggota di satuan wilayah sudah bekerja, dan kami Polda Bali akan membackup,” terangnya.

Perwira melati tiga dipundak itu menguraikan bahwa Polisi bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya memberikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepolisian Polda Bali sudah berkomitmen akan menjadikan wilayah Bali bebas dari aksi segala bentuk kejahatan.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, KPU Buleleng Gelar Sosialiasi Tahapan Pencalonan Anggota DPD

“Kami tidak akan memberi uang gerak bagi pelaku kejahatan di Bali. Jangan jadikan tempat yang aman bagi pelaku kejahatan,” tegasnya.

Sementara itu, aksi pengerusakan mesin ATM sudah diatensi jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar dan Polsek jajaran. Menurut Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya dari hasil olah TKP di dua ATM tersebut ada kesamaan cara yang dilakukan pelaku.

Dimana, ada pencongkelan bagian bawah layar menu utama mesin ATM pakai besi.

“Meski cara yang dilakukan sama belum tentu orang yang sama. Masih kami selidiki,” ungkapnya, Kamis (18/3/2021).

Mantan Kapolsek Kuta Utara ini mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi dan analisa rekaman kamera CCTV. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak bank selaku korban.

Baca Juga :  Brida Gelar Desiminasi Hasil Sensus, Wujudkan Database Adat

“Dari dua lokasi pelaku belum berhasil mengambil uang di dalam brankas utama mesin ATM. Kejadian di Jimbaran hanya kehilangan uang Rp 2,5 juta. Uang itu adalah uang reject. Kerugiannya hanya kerusakan mesin saja,” bebernya.

Seperti diketahui, kasus pengerusakan dan pencongkelan mesin ATM terjadi di dua lokasi. Pertama mesin ATM Bank Mandiri di Jalan Uluwatu II Jimbaran, Kuta Selatan, pada Senin (15/3/2021). Pelaku terekam kamera CCTV seorang bule memiliki tampang brewok. Diduga pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 85 juta rupiah dengan cara membobol mesin menggunakan linggis.

Sehari kemudian, Selasa (16/3/2021) sekitar pukul 07.15 WITA kasus pengerusakan terjadi di ATM Bank BPD Bali di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar Timur, tepatnya di komplek pertokoan Maha Gatsu.

Baca Juga :  Ratusan Blangko Ijazah Jenjang SD Dimusnahkan

Pelaku merusak dengan cara mencongkel mesin ATM. Pelaku diduga melakukan aksinya pada Selasa dini hari. Hanya untuk jumlah kerugian pihak Bank belum diketahui.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan