Selasa, Juli 16, 2024
BerandaBulelengAlasan Ekonomi, Pasutri Nekat Curi Satu Buah Durian

Alasan Ekonomi, Pasutri Nekat Curi Satu Buah Durian

BULELENG, balipuspanews.com – Karena alasan faktor ekonomi pasangan suami istri (Pasutri) berinisial Gede B,40, dan Ketut S,35, asal Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan nekat mencuri satu buah durian di kebun milik Gede W,44, yang berlokasi di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan.

Hilangnya buah durian milik korban diketahui pada Kamis (13/10/2022) sekitar pukul 11.30 WITA saat mengecek buah durian yang ada di pohon. Mengetahui duriannya hilang, W lalu melapor ke Polsek Sawan.

Kapolsek Sawan AKP Dewa Putu Sudiasa yang menerima laporan tersebut kemudian melakukan penyelidikan. Akhirnya terungkap buah durian yang hilang dicuri oleh Gede B dan istrinya. Namun mengingat kasus ini adalah tindak pidana ringan Kapolsek langsung menyerahkan penyelesaian kasus melalui Forum Sipandu Beradat yang ada di Desa Bebetin.

“Setelah kita lakukan upaya penyelidikan ternyata pencurinya adalah pasutri dari Desa Depeha. Kemudian karena kasus ini tindak pidana ringan jadi kita coba serahkan ke Forum Sipandu Beradat untuk penyelesaian kasusnya,” ujar AKP Dewa Putu Sudiasa saat dikonfirmasi, Selasa (18/10/2022).

BACA :  Belasan Tabung Gas Meledak di Warung Sembako, Dadong Nyaris Tewas Terbakar

Akhirnya komponen yang ada dalam Forum Sipandu Beradat mencoba mempertemukan kedua belah pihak di Kantor Desa Bebetin, Jumat (14/10/2022), untuk mencari solusi yang terbaik dari permasalahan tersebut.

Dalam pertemuan itu Gede B dan istrinya mengakui jika telah mengambil satu buah durian di kebun milik W. Dimana Gede S berperan mengambil di pohon dan istrinya menunggu dibawah.

“Setelah keduanya mengakui perbuatannya dan meminta maaf karena telah mencuri buah durian milik korban lantaran faktor ekonomi. Maka korban langsung memberi maaf serta mengingatkan agar keduanya tidak melakukan perbuatan yang sama kedepannya,” imbuh AKP Dewa Sudiasa.

Berkaca dari permasalahan tersebut Kapolsek Sawan mengingatkan kepada masyarakat apabila nantinya ada permasalahan yang masih sifatnya ringan dan kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalahnya cukup melalui Forum Sipandu Beradat, maka proses hukum tidak ditindaklanjuti lagi karena sudah dianggap selesai.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular