Ilustrasi anak Bali (ist)
sewa motor matic murah dibali

LenteraJiwa, balipuspanews. com – Bahasa merupakan sarana komunikasi untuk berhubungan dengan orang sekitar.

Penulis: Ida Ayu Maitry Sanjiwani

Indonesia merupakan salah satu negara dengan beragam bahasa dimana bahasa indonesia sebagai bahasa nasional. Pulau bali khususnya mempunyai bahasa daerah yaitu bahasa Bali. Bali merupakan tujuan wisata dunia sehingga bahasa inggris bukan merupakan bahasa asing di pulau ini.

Namun, saat ini semakin sedikit anak yang bisa berbahasa Bali, malahan banyak anak yang lebih fasih berbicara bahasa inggris dibandingkan bahasa Bali. Padahal bahasa Bali adalah salah satu warisan budaya yang harus kita jaga keberadaannya.

Fenomena ini terjadi karena memang tidak bisa dipungkiri dizaman globalisasi bahasa Inggris menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki untuk mencari pekerjaan.

Hal ini menyebabkan beberapa orang tua menganggap lebih penting mengajarkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dibandingkan bahasa Bali.

Lalu apakah ini merupakan hal yang salah? Tentu kita tidak bisa menghakimi pilihan orang tua tersebut. Semua orang tua pasti menginginkan hal yang terbaik bagi anak-anaknya.

Jika orang tua berencana menyekolahkan anaknya keluar negeri tentu lebih mementingkan bahasa Inggris dibandingkan bahasa Bali. Sehingga manakah yang lebih penting? Bahasa Bali, bahasa Indonesia atau bahasa Inggris?

Tentu hal ini kembali pada rencana orang tua bagi masa depan anaknya. Namun apapun pilihannya setidaknya orang tua tetap mengenalkan bahasa Bali pada anaknya.

Mempelajari bahasa kedua memang sebaiknya dimulai sedini mungkin. Anak akan lebih mudah mempelajari bahasa kedua ketika berusia dibawah tiga tahun. Penerimaan bahasa kedua dipelajari melalui dua cara yaitu secara simultan dan sekuensial.

Penerimaan bahasa kedua secara simultan yaitu anak yang di rumahnya menggunakan dua bahasa yang berbeda sekaligus. Penerimaan bahasa kedua secara sekuensial yaitu anak yang telah mampu berbicara dengan bahasa ibunya kemudian baru diajarkan bahasa kedua (Tabors, 2008).

Mengajarkan bahasa berhubungan dengan memberikan stimulasi pada anak. Semakin sering mendapatkan stimulus dari luar maka anak akan tertarik untuk mencoba berkomunikasi.

Lalu bagaimana cara mengajarkan bahasa yang efektif pada anak? Pertama dengan mengenalkan nama benda dalam beberapa bahasa yang ingin diajarkan. Misalnya baju dalam bahasa Indonesia, clothes dalam bahasa Inggris, dan kwace dalam bahasa Bali.

Kedua, menanyakan pertanyaan sederhana dengan bahasa yang ingin diajarkan. Misalnya jika ingin mengajarkan bahasa Bali ketika anak bertanya dengan bahasa Indonesia atau Inggris maka orang tua mencontohkan pertanyaan tersebut dalam bahasa Bali lalu meminta anak mengulanginya.

Ketiga, membacakan buku cerita dalam bahasa yang ingin diajarkan. Misalnya dengan menceritakan cerita Bali dengan menggunakan bahasa Bali.

Keempat, mengenalkan bahasa melalui lagu-lagu. Kelima, di sekolah-sekolah termasuk sekolah internasional sebaikmya mengenalkan bahasa Bali juga.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here