“Ancruk” Larva Kumbang Jadi Masakan Bercitarasa Tinggi

- Advertisement -
- Advertisement -

Karangasem, balipuspanews.com -Ancruk, begitu warga Dusun Geriana Kangin, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem menyebut larva kumbang berwarna putih seukuran ibu jari yang hidup di dalam batang pohon jaka.

“Ancruk enak sekali, apalagi dimasak dengan cara ditimbung, bisa habis dua piring nasi sekali makan, selain itu juga bisa meningkatkan stamina,” ujar I Kadek Wiriawan alias Kupit 19 tahun, salah seorang pemuda yang gemar menyantap ancruk.

Di balik penampilan ancruk yang menggelikan bagi sebagian orang, ternyata hewan yang berbentuk bulat memanjang tanpa kaki berwarna putih tersebut bisa dijadikan masakan yang bercitarasa tinggi.

Menurut salah seorang rekan Kupit, I Wayan Gingsir 33 tahun, ancruk tersebut biasa diolah dengan cara di Timbung. Tehnik memasak dengan cara Timbung sendiri merupakan mesak dengan menggunakan batang bambu yang dibakar.

Di mana nantinya ancruk beserta  “base genep” atau bumbu lengkap Bali seperti, jahe, kunyit, kencur, isen, bangle cabai, bawang merah dan putih beserta bumbu pelengkap lainnya dimasukkan ke potongan bambu sepanjang kurang lebih 50 cm kemudian di bakar sampai tercium bau harum.

“Kalo bisa makannya ya enak, tp ada juga yang tidak bisa makan karena melihat tampilannya, padahal rasanya ya bisa dibilang cukup enak lah apalagi disajikan saat panas,” kata Gingsir.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular